Art Soul. Kadang kita tidak bisa mngungkapkan semua cerita dengan pertemuan. Aku dan aku dengan segala karakterku. Aku tuangkan di sini
Tampilkan postingan dengan label leadership. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label leadership. Tampilkan semua postingan
Spirit hari ini....
Jangan menghindari tantangan, melompatlah ke dalamnya dan taklukanlah. Nikmatilah permainannya. jika tantangan kita terlalu besar dan banyak, maka bertahanlah dan JANGAN MENYERAH!. kegagalan jangan membuat kita lelah, sebaliknya, atur kembali strategi. Temukanlah lebih banyak keteguhan dan pengetahuan. Jika telah sampai kepada tujuan, rencanakanlah tujuan yang lebih besar lagi. Berpindahlah ke tujuan untuk masyarakat dan umat. Berbuatlah lebih banyak untuk umat. Bermanfaatlah untuk orang banyak. Dan...jangan tidur di dalamnya..
Attitude is Everything
Alkisah, ada seekor anak anjing yang tersasar dan gagal menemukan jalan pulang ke rumah majikannya. Dengan putus asa, anak anjing itu berjalan tak tentu arah, dan kemudian berteduh di sebuah rumah karena hujan turun rintik-rintik. Dengan sedih, anak anjing itu meringkuk di dekat daun pintu depan yang sedikit terbuka, dan berkeluh kesah. Dia berharap segera dapat menemukan jalan pulang, karena dia lapar dan sangat merindukan tempat tidurnya yang nyaman dan hangat.
Saat tengah berkeluh kesah begitu, tanpa sengaja matanya menangkap bayangan anjing lain yang juga sedang meringkuk di dekat daun pintu depan. Dia melompat bangun dengan terkejut, dan melihat anjing yang dilihatnya pun bangkit dari meringkuknya, dan kemudian mereka berdua berdiri berhadap-hadapan sambil saling memandangi. Anjing kecil merasa tak nyaman dengan kejadian ini, dan berusaha mengatakan sesuatu, tapi tak bisa karena lidahnya kelu. Bahkan dia kemudian merasa terkejut dan heran karena anjing yang berdiri di hadapannya ini mirip sekali dengannya, baik dari ukuran tubuh maupun warna bulunya.
Sesaat anjing kecil tak tahu harus berkata atau berbuat apa. Namun karena anjing yang berdiri di hadapannya itu selalu memandanginya, anjing kecil menjadi tak senang dan menyalakinya. Tak diduga, begitu dia menyalaki anjing itu, anjing itupun menyalakinya.
Nyali anjing kecil ciut karena yakin anjing yang berdiri di hadapannya ini tak senang dia memasuki rumahnya. Khawatir akan diserang, anjing kecil menjauhi anjing itu, dan ternyata anjing itupun menjauhinya. Anjing kecil terhenyak, dan menghentikan langkah dengan terheran-heran. Dalam hati dia bertanya-tanya; “Apakah anjing itu juga takut kepadaku?”
Yakin apa yang difikirkannya benar, keberanian anjing kecil tumbuh. Untuk menunjukkan kepada anjing di hadapannya kalau dia bukan penakut, ajing kecil menyalaki anjing itu dengan sangat keras. Namun anjing kecil kembali terhenyak, bahkan nyalinya menciut lagi, karena begitu dia menyalaki anjing di hadapannya itu, anjing itupun menyalakinya. Anjing kecil celingukkan untuk mencari bantuan, namun lagi-lagi dia tersentak karena di kiri kanan anjing yang berdiri di hadapannya, ternyata ada anjing-anjing lain yang ukuran tubuh dan warna bulunya sama dengan anjing itu maupun dengan dirinya. Anjing kecil pun lari terbirit-birit meninggalkan rumah karena takut dikeroyok. Di jalan di depan rumah, dia berpapasan dengan seekor anjing dewasa.
“Hey! Mengapa kamu ketakutan seperti itu?” tegur anjing dewasa.
Anjing kecil memberitahu kalau di rumah tempatnya berteduh terdapat banyak sekali anjing, dan anjing-anjing itu semuanya galak.
“Anjing-anjing itu mirip sekali denganku, baik ukuran tubuh maupun warna bulunya,” imbuh anjing kecil.
Anjing dewasa terheran-heran, dan kemudian tertawa terbahak-bahak. Dia memberitahu kalau rumah tempat anjing kecil berteduh adalah rumah kosong, karena si empunya rumah telah pindah beberapa bulan lalu, dan rumah itu dalam proses penjualan.
“Kalau begitu anjing-anjing yang di sana semuanya anjing liar, ya? Pantas semuanya galak,” anjing kecil menyimpulkan.
Anjing dewasa menggeleng-gelengkan kepala, dan memberitahu kalau dia telah sangat sering memasuki rumah itu, namun tidak pernah bertemu dengan seekor anjing lain pun di sana.
“Tapi di rumah itu memang ada banyak sekali cermin yang digantungkan di dinding-dindingnya, sehingga siapapun yang mendekat atau berdiri di depan cermin-cermin itu, pasti akan melihat pantulan dirinya. Jadi anjing-anjing yang kamu lihat mirip denganmu itu sebenanya pantulan dirimu sendiri pada cermin itu,” imbuhnya.
“Oya?” anjing kecil tak percaya.
“Cobalah kembali ke sana, dan tersenyumlah di depan cermin-cermin itu. Maka kamu akan menemukan anjing yang mirip denganmu sedang tersenyum kepadamu,” tegas anjing dewasa.
Pelajaran apa yang dapat kita petik dari kisah klasik ini? Intinya adalah, apa yang kita terima selama ini seringkali tergantung pada bagaimana sikap kita terhadap apa yang ada di sekitar kita, termasuk lingkungan. Kita dapat membuat diri kita menjadi A, B, C, dan D, jika kita memang ingin seperti itu. Jika kita ingin berbuat jahat kepada seseorang, maka kita akan berbuat seperti yang kita inginkan. Begitupula sebaliknya.
Pertanyaan terbesarnya sekarang adalah, apa yang Anda inginkan untuk hidup Anda? Kesuksesan yang memberikan kenyamanan hidup, kebahagiaan, dan derajat yang tinggi? Atau sebaliknya? Jika Anda ingin sukses, canangkan hal itu dalam diri Anda, maka diri Anda akan membawa Anda pada tujuan yang ingin dicapai.
Anda mungkin akan berkata; “Saya ingin begini dan begitu, tapi saya punya banyak kendala. Saya tak punya uang untuk kuliah, saya tak punya modal untuk membuka usaha yang saya rencanakan, saya tak tahu bagaimana caranya mencapai apa yang saya inginkan, dan sebagainya”.
Mengapa ini menjadi kendala? Orang bijak mengatakan; “Anda adalah apa yang Anda fikirkan”. Jika Anda merasa bahwa ini sulit dan itu sulit, maka Anda akan merasa sulit. Jika sebaliknya, maka yang Anda rasakan adalah sebaliknya juga. Selalu ada solusi untuk setiap permasalahan. Yang paling utama dan terpenting adalah, tumbuhkan keinginan atau motivasi dalam diri Anda, karena hal ini laksana BBM yang memanaskan dan kemudian menggerakkan roda mesin kendaraan. Jika mesin tidak dipanasi, kendaraan takkan jalan dan stay di satu tempat selamanya. Jika kendaraan telah melaju, Anda tinggal mengendalikan arah dan tujuannya, sambil mencari solusi jika ada kendala menghadang. Ingat pemeo penting ini; “JIka Anda lunak terhadap diri Anda, maka dunia akan keras kepada Anda. Sebaliknya, jika Anda keras kepada diri Anda, maka dunia akan lunak kepada Anda”.
Kata-kata bijak ini menjelaskan kepada Anda; jika Anda terlalu banyak kompromi terhadap diri Anda, sehingga Anda kerap menunda-nunda pekerjaan, malas, dan lebih senang memanjakan diri dengan mengejar kesenangan sesaat sehingga waktu yang berharga terbuang percuma, maka Anda akan mendapatkan kehidupan yang sulit, kehidupan yang membuat Anda menderita dan mungkin juga akan membuat Anda sering menangis. Sebaliknya, jika Anda senantiasa memacu diri agar waktu yang berharga dapat memberikan manfaat pada masa kini maupun masa mendatang, maka kehidupan akan memberi Anda kesenangan, kenyamanan, kebahagiaan, kehormatan, dan sebagainya, karena perjuangan Anda dalam mencapai apa yang Anda inginkan, telah memasukkan Anda dalam jajaran orang sukses di dunia ini.
Ingat juga slogan penting ini; “Hasil akhir yang berkualitas diawali dari implementasi yang berkualitas (Quality Implementation / QI)”. Maka awalilah selalu hari Anda dengan fikiran-fikiran yang berkualitas, fikiran-fikiran yang dapat menumbuhkan semangat dan motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan. Lalu implementasikan pula secara berkulitas. Selamat berjuang. Semoga Anda mendapatkan hasil yang berkualitas.
Saat tengah berkeluh kesah begitu, tanpa sengaja matanya menangkap bayangan anjing lain yang juga sedang meringkuk di dekat daun pintu depan. Dia melompat bangun dengan terkejut, dan melihat anjing yang dilihatnya pun bangkit dari meringkuknya, dan kemudian mereka berdua berdiri berhadap-hadapan sambil saling memandangi. Anjing kecil merasa tak nyaman dengan kejadian ini, dan berusaha mengatakan sesuatu, tapi tak bisa karena lidahnya kelu. Bahkan dia kemudian merasa terkejut dan heran karena anjing yang berdiri di hadapannya ini mirip sekali dengannya, baik dari ukuran tubuh maupun warna bulunya.
Sesaat anjing kecil tak tahu harus berkata atau berbuat apa. Namun karena anjing yang berdiri di hadapannya itu selalu memandanginya, anjing kecil menjadi tak senang dan menyalakinya. Tak diduga, begitu dia menyalaki anjing itu, anjing itupun menyalakinya.
Nyali anjing kecil ciut karena yakin anjing yang berdiri di hadapannya ini tak senang dia memasuki rumahnya. Khawatir akan diserang, anjing kecil menjauhi anjing itu, dan ternyata anjing itupun menjauhinya. Anjing kecil terhenyak, dan menghentikan langkah dengan terheran-heran. Dalam hati dia bertanya-tanya; “Apakah anjing itu juga takut kepadaku?”
Yakin apa yang difikirkannya benar, keberanian anjing kecil tumbuh. Untuk menunjukkan kepada anjing di hadapannya kalau dia bukan penakut, ajing kecil menyalaki anjing itu dengan sangat keras. Namun anjing kecil kembali terhenyak, bahkan nyalinya menciut lagi, karena begitu dia menyalaki anjing di hadapannya itu, anjing itupun menyalakinya. Anjing kecil celingukkan untuk mencari bantuan, namun lagi-lagi dia tersentak karena di kiri kanan anjing yang berdiri di hadapannya, ternyata ada anjing-anjing lain yang ukuran tubuh dan warna bulunya sama dengan anjing itu maupun dengan dirinya. Anjing kecil pun lari terbirit-birit meninggalkan rumah karena takut dikeroyok. Di jalan di depan rumah, dia berpapasan dengan seekor anjing dewasa.
“Hey! Mengapa kamu ketakutan seperti itu?” tegur anjing dewasa.
Anjing kecil memberitahu kalau di rumah tempatnya berteduh terdapat banyak sekali anjing, dan anjing-anjing itu semuanya galak.
“Anjing-anjing itu mirip sekali denganku, baik ukuran tubuh maupun warna bulunya,” imbuh anjing kecil.
Anjing dewasa terheran-heran, dan kemudian tertawa terbahak-bahak. Dia memberitahu kalau rumah tempat anjing kecil berteduh adalah rumah kosong, karena si empunya rumah telah pindah beberapa bulan lalu, dan rumah itu dalam proses penjualan.
“Kalau begitu anjing-anjing yang di sana semuanya anjing liar, ya? Pantas semuanya galak,” anjing kecil menyimpulkan.
Anjing dewasa menggeleng-gelengkan kepala, dan memberitahu kalau dia telah sangat sering memasuki rumah itu, namun tidak pernah bertemu dengan seekor anjing lain pun di sana.
“Tapi di rumah itu memang ada banyak sekali cermin yang digantungkan di dinding-dindingnya, sehingga siapapun yang mendekat atau berdiri di depan cermin-cermin itu, pasti akan melihat pantulan dirinya. Jadi anjing-anjing yang kamu lihat mirip denganmu itu sebenanya pantulan dirimu sendiri pada cermin itu,” imbuhnya.
“Oya?” anjing kecil tak percaya.
“Cobalah kembali ke sana, dan tersenyumlah di depan cermin-cermin itu. Maka kamu akan menemukan anjing yang mirip denganmu sedang tersenyum kepadamu,” tegas anjing dewasa.
Pelajaran apa yang dapat kita petik dari kisah klasik ini? Intinya adalah, apa yang kita terima selama ini seringkali tergantung pada bagaimana sikap kita terhadap apa yang ada di sekitar kita, termasuk lingkungan. Kita dapat membuat diri kita menjadi A, B, C, dan D, jika kita memang ingin seperti itu. Jika kita ingin berbuat jahat kepada seseorang, maka kita akan berbuat seperti yang kita inginkan. Begitupula sebaliknya.
Pertanyaan terbesarnya sekarang adalah, apa yang Anda inginkan untuk hidup Anda? Kesuksesan yang memberikan kenyamanan hidup, kebahagiaan, dan derajat yang tinggi? Atau sebaliknya? Jika Anda ingin sukses, canangkan hal itu dalam diri Anda, maka diri Anda akan membawa Anda pada tujuan yang ingin dicapai.
Anda mungkin akan berkata; “Saya ingin begini dan begitu, tapi saya punya banyak kendala. Saya tak punya uang untuk kuliah, saya tak punya modal untuk membuka usaha yang saya rencanakan, saya tak tahu bagaimana caranya mencapai apa yang saya inginkan, dan sebagainya”.
Mengapa ini menjadi kendala? Orang bijak mengatakan; “Anda adalah apa yang Anda fikirkan”. Jika Anda merasa bahwa ini sulit dan itu sulit, maka Anda akan merasa sulit. Jika sebaliknya, maka yang Anda rasakan adalah sebaliknya juga. Selalu ada solusi untuk setiap permasalahan. Yang paling utama dan terpenting adalah, tumbuhkan keinginan atau motivasi dalam diri Anda, karena hal ini laksana BBM yang memanaskan dan kemudian menggerakkan roda mesin kendaraan. Jika mesin tidak dipanasi, kendaraan takkan jalan dan stay di satu tempat selamanya. Jika kendaraan telah melaju, Anda tinggal mengendalikan arah dan tujuannya, sambil mencari solusi jika ada kendala menghadang. Ingat pemeo penting ini; “JIka Anda lunak terhadap diri Anda, maka dunia akan keras kepada Anda. Sebaliknya, jika Anda keras kepada diri Anda, maka dunia akan lunak kepada Anda”.
Kata-kata bijak ini menjelaskan kepada Anda; jika Anda terlalu banyak kompromi terhadap diri Anda, sehingga Anda kerap menunda-nunda pekerjaan, malas, dan lebih senang memanjakan diri dengan mengejar kesenangan sesaat sehingga waktu yang berharga terbuang percuma, maka Anda akan mendapatkan kehidupan yang sulit, kehidupan yang membuat Anda menderita dan mungkin juga akan membuat Anda sering menangis. Sebaliknya, jika Anda senantiasa memacu diri agar waktu yang berharga dapat memberikan manfaat pada masa kini maupun masa mendatang, maka kehidupan akan memberi Anda kesenangan, kenyamanan, kebahagiaan, kehormatan, dan sebagainya, karena perjuangan Anda dalam mencapai apa yang Anda inginkan, telah memasukkan Anda dalam jajaran orang sukses di dunia ini.
Ingat juga slogan penting ini; “Hasil akhir yang berkualitas diawali dari implementasi yang berkualitas (Quality Implementation / QI)”. Maka awalilah selalu hari Anda dengan fikiran-fikiran yang berkualitas, fikiran-fikiran yang dapat menumbuhkan semangat dan motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan. Lalu implementasikan pula secara berkulitas. Selamat berjuang. Semoga Anda mendapatkan hasil yang berkualitas.
JURUS BEBAS STRES DI KANTOR
Banyak orang mengeluh dan merasa tersiksa dengan tumpukan pekerjaan di kantor. Mereka seringkali merasa terjebak karena tak dapat menolak tugas yang dibebankan atasan. Stres pun mendera.
Tugas karyawan memang mengerjakan hal yang diperintahkan atasan demi kepentingan perusahaan. Namun masalahnya, ia seringkali harus bekerja melebihi tanggung jawabnya. Misalnya, harus mengambil alih pekerjaan rekan kerjanya yang dianggap memiliki performa buruk. VIVAnews
Tersandera dengan tugas yang menumpuk, apalagi terbebani pekerjaan orang lain, semacam ini rentan memicu stres. Jika Anda mengalaminya, cobalah tips berikut agar hidup lebih nikmat.
1. Terima Dengan Besar Hati
Di dunia ini langka sekali ada orang yang selalu mendapatkan sesuatu sesuai keinginannya. Sebab, kita hidup bersama orang-orang yang berbeda karakter, kemauan, atau kepentingan. Ketika bos memberi tugas yang tak Anda suka berusahalah menerimanya dengan besar hati dan lapang dada. Mungkin bos tahu Anda tak suka itu, tapi cobalah berpikir itu yang terbaik bagi perusahaan, tempat Anda mencari nafkah.
2. Lihat Sisi Positifnya
Orang yang dapat diandalkan biasanya orang yang selalu mendapatkan perhatian dan prioritas. Adanya pelimpahan tugas itu berarti Anda masuk kategori karyawan andalan. Itu berarti Anda memiliki nilai positif di mata bos. Anda harus bangga, karena Anda bisa jadi merupakan the one of the best di perusahaan. Selanjutnya, silahkan berharap kenaikan gaji atau promosi jabatan.
Tugas karyawan memang mengerjakan hal yang diperintahkan atasan demi kepentingan perusahaan. Namun masalahnya, ia seringkali harus bekerja melebihi tanggung jawabnya. Misalnya, harus mengambil alih pekerjaan rekan kerjanya yang dianggap memiliki performa buruk. VIVAnews
Tersandera dengan tugas yang menumpuk, apalagi terbebani pekerjaan orang lain, semacam ini rentan memicu stres. Jika Anda mengalaminya, cobalah tips berikut agar hidup lebih nikmat.
1. Terima Dengan Besar Hati
Di dunia ini langka sekali ada orang yang selalu mendapatkan sesuatu sesuai keinginannya. Sebab, kita hidup bersama orang-orang yang berbeda karakter, kemauan, atau kepentingan. Ketika bos memberi tugas yang tak Anda suka berusahalah menerimanya dengan besar hati dan lapang dada. Mungkin bos tahu Anda tak suka itu, tapi cobalah berpikir itu yang terbaik bagi perusahaan, tempat Anda mencari nafkah.
2. Lihat Sisi Positifnya
Orang yang dapat diandalkan biasanya orang yang selalu mendapatkan perhatian dan prioritas. Adanya pelimpahan tugas itu berarti Anda masuk kategori karyawan andalan. Itu berarti Anda memiliki nilai positif di mata bos. Anda harus bangga, karena Anda bisa jadi merupakan the one of the best di perusahaan. Selanjutnya, silahkan berharap kenaikan gaji atau promosi jabatan.
5 Penyebab Karyawan Tidak Efektif Bekerja
VIVAnews - Anda mungkin sering melihat karyawan yang gemar melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan tugas dan tanggung jawabnya. Mengobrol, chatting, atau shopping di jam kerja, adalah hal-hal yang paling sering ditemui.
Jika Anda seorang pemimpin di perusahaan tempat Anda bekerja, apalagi jika Anda wanita dengan separuh anak buah berjenis kelamin pria, Anda perlu mengetahui penyebab dari masalah ini. Dengan begitu Anda dapat melakukan antisipasi dengan tepat. Meski sekarang bukan lagi zamannya mempersoalkan gender, tapi sebagian pria cenderung masih tak mau diatur kaum wanita.
Inilah para penyebab tersebut, plus solusinya:
1. Motivasi kurang
Orang bersemangat melakukan sesuatu yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, karena didorong oleh motivasi. Karena itu, jagalah motivasi tersebut. Tanamkan dalam diri bawahan, apa akibatnya jika mereka lalai terhadap tugas dan tanggung jawab. Dan, apa reward yang akan didapat jika mereka bekerja dengan baik dan memuaskan.
2. Tak suka pada tugas yang dilimpahkan
Bila menyukai sesuatu, kita pasti akan melakukan yang terbaik. Terkadang, karena merasa tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, dan jabatan, orang terpaksa menerima saja tugas yang diberikan. Meski sebenarnya tak suka.
Untuk kasus seperti ini, yakinkan karyawan Anda bahwa apapun tugas yang diberikan perusahaan, itu yang terbaik bagi perusahaan dan baginya. Yakinkan pada mereka, tugas itu sangat penting dan dapat mempengaruhi maju tidaknya perusahaan tempat dia mencari nafkah.
3. Pengaruh dunia maya
Tak dapat dipungkiri, saat ini internet merupakan sesuatu yang paling menggoda. Sebab, melalui dunia maya, orang dapat mengakses apapun. Blok situs-situs tak penting, dan batasi penggunaan komputer hanya untuk bagian yang memang membutuhkan internet. Bila perlu, jika terjadi lonjakan rekening akibat penggunaan internet, peringatkan mereka untuk lebih efektif dan efisien dalam mengakses dunia maya.
4. Pengaruh teman
Kasus ini agak sulit ditangani, karena Anda tak bisa melarang orang bergaul dengan siapapun. Satu-satunya cara adalah, jika di antara karyawan Anda ada yang senang menebar pengaruh negatif, ingatkan dia dan kontrol semaksimal mungkin. Jika dia terbukti membuat karyawan lain tidak efektif bekerja, beri peringatan. Jika dia tak mau berubah, mutasikan sebagai pembelajaran.
5. Akhir pekan
Sudah menjadi kebiasaan di seluruh kantor, karyawan biasanya memiliki semangat kerja pada Senin-Kamis. Pada Jumat, karena Sabtu sebagian kantor libur, yang ada di benak kebanyakan karyawan adalah cara menghabiskan liburan di akhir pekan. Akibatnyam setiap Jumat ritme kerja cenderung menurun. Perketat pengawasan pada hari ‘rawan’ ini, dan pastikan mereka bekerja seperti biasanya.
Jika Anda seorang pemimpin di perusahaan tempat Anda bekerja, apalagi jika Anda wanita dengan separuh anak buah berjenis kelamin pria, Anda perlu mengetahui penyebab dari masalah ini. Dengan begitu Anda dapat melakukan antisipasi dengan tepat. Meski sekarang bukan lagi zamannya mempersoalkan gender, tapi sebagian pria cenderung masih tak mau diatur kaum wanita.
Inilah para penyebab tersebut, plus solusinya:
1. Motivasi kurang
Orang bersemangat melakukan sesuatu yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, karena didorong oleh motivasi. Karena itu, jagalah motivasi tersebut. Tanamkan dalam diri bawahan, apa akibatnya jika mereka lalai terhadap tugas dan tanggung jawab. Dan, apa reward yang akan didapat jika mereka bekerja dengan baik dan memuaskan.
2. Tak suka pada tugas yang dilimpahkan
Bila menyukai sesuatu, kita pasti akan melakukan yang terbaik. Terkadang, karena merasa tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, dan jabatan, orang terpaksa menerima saja tugas yang diberikan. Meski sebenarnya tak suka.
Untuk kasus seperti ini, yakinkan karyawan Anda bahwa apapun tugas yang diberikan perusahaan, itu yang terbaik bagi perusahaan dan baginya. Yakinkan pada mereka, tugas itu sangat penting dan dapat mempengaruhi maju tidaknya perusahaan tempat dia mencari nafkah.
3. Pengaruh dunia maya
Tak dapat dipungkiri, saat ini internet merupakan sesuatu yang paling menggoda. Sebab, melalui dunia maya, orang dapat mengakses apapun. Blok situs-situs tak penting, dan batasi penggunaan komputer hanya untuk bagian yang memang membutuhkan internet. Bila perlu, jika terjadi lonjakan rekening akibat penggunaan internet, peringatkan mereka untuk lebih efektif dan efisien dalam mengakses dunia maya.
4. Pengaruh teman
Kasus ini agak sulit ditangani, karena Anda tak bisa melarang orang bergaul dengan siapapun. Satu-satunya cara adalah, jika di antara karyawan Anda ada yang senang menebar pengaruh negatif, ingatkan dia dan kontrol semaksimal mungkin. Jika dia terbukti membuat karyawan lain tidak efektif bekerja, beri peringatan. Jika dia tak mau berubah, mutasikan sebagai pembelajaran.
5. Akhir pekan
Sudah menjadi kebiasaan di seluruh kantor, karyawan biasanya memiliki semangat kerja pada Senin-Kamis. Pada Jumat, karena Sabtu sebagian kantor libur, yang ada di benak kebanyakan karyawan adalah cara menghabiskan liburan di akhir pekan. Akibatnyam setiap Jumat ritme kerja cenderung menurun. Perketat pengawasan pada hari ‘rawan’ ini, dan pastikan mereka bekerja seperti biasanya.
Langganan:
Postingan (Atom)