Tampilkan postingan dengan label Jendela Annisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jendela Annisa. Tampilkan semua postingan
Kamis, 29 Desember 2011 0 komentar By: ArtiHapsari

Catatan Kecil Untuk Ibu dan Para Ibu

Tanggal 22 Desember seluruh ibu di Indonesia merayakan hari ibu. Hari istimewa yang membuat seluruh ibu di Indonesia merasa tersanjung, bukan karena mereka berharap penghormatan, tapi memang mereka layak menjadi wanita terhormat.

Jika menilik sekilas sejarah pencetusan hari ibu, tanggal 22 Desember merupakan tanggal di mana pada tahun 1938 diadakan Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung, dan ditetapkanlah hari tersebut sebagai hari ibu sebagai bagian persetujuan bahwa wanita Indonesia berperan dalam pembentukan peradaban bangsa Ini. Tapi pada hakikatnya ini adalah konsesus yang disepakati oleh seluruh masyarakat Indonesia tanpa ada penolakan.

Di dalam hadist diriwayatkan, bahwa ketika seorang sahabat bertanya kepada Rosulullah siapakan orang yang wajib dihormati? Maka Rosululloh menjawab ummuka...siapa lagi? Ummuka..siapa lagi? Ummuka..lalu siapa? Abuka.. Ibu disebutkan 3 kali karena memang Islam sangat memuliakan peran ibu, bukan karena permasalahn gender..tapi memang wanita tercipta mulia.
Banyak yang mengatakan
bahwa seharusnya hari ibu itu setiap hari bukan hanya satu hari di tanggal 22 Desember saja. Itu benar, tanpa terbantahkan. Saya yakin, setiap ibu tidak berharap disanjung setiap hari, karena setiap hari mereka disibukkan dengan memberikan yang terbaik untuk suami dan anaknya. Ibu tak butuh pujian, penghormatan, balas budi atas jasanya mengurus keluarga. Semua ibu di dunia ini tak pernah sekalipun mengharap balas jasa atas setiap keringat yang keluar, atas setiap kelelahan mengandung, menyusui bahkan rela menggantikan anaknya yang terbaring di rumah sakit.Tapi ternyata satu hari ini cukup untuk membuat seorang ibu merasa disanjung setiap saat.

Seorang anak yang akhirnya merasakan menjadi seorang ibu pasti akan terharu pada perjuangan ibunya yang selama ini membesarkannya justru pada saat ia melahirkan dan moment hari ibu. Karena bagaimanapun juga, seorang anak tetaplah seorang anak meskipun ia telah berkeluarga, dia sering lupa pada jasa ibunya yang telah membesarkannya seperti pepatah “kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang jalan”. Bukan berarti anak tersebut durhaka melupakan jasa ibunya, tapi salah satu momen hari ibu memang membuat gema yang luar biasa bagi seluruh ibu di muka bumi ini.

Iklan di televisi, atau media informasi yang lain juga tak lepas dari pesan pesan cinta untuk ibu. Acara televisi juga tak luput dari momen tersebut. Acara di kantor kantor pemerintahan juga ikut merayakan ceremoni tersebut dengan mengadakan lomba lomba khas ibu-ibu. Seminar kewanitaan ataupun parenting semakin marak di momen tersebut. Yah..memang semua media yang ada turut serta menyajikan acara yang tak lepas dari penghormatan kepada ibu.
Ingat sebuah pesan bijak...di belakang laki laki yang sukses biasanya ada dua wanita hebat di belakangnya yaitu ibu dan istrinya. Dan dua duanya adalah seorang ibu. Luar biasa penghargaan kita pada seorang wanita khususnya ibu.

Tapi miris di sudut sana, ada ibu yang menyia nyiakan anaknya. Ada yang sengaja dibuang, diaborsi, tak diurus, bahkan ada yang sengaja menjadikan anaknya komoditas bisnis. Ada yang lebih parah dari itu sebenarnya, seorang ibu yang sebenarnya ada bersama anak anaknya, tapi tidak memberikan hak hak anak dengan baik. Anak tidak dididik dengan agama dan moral yang baik dan menjadi anak yang tak punya harapan masa depan yang kelak dapat menghantarkan ibu nya menuju JannahNya.

Saya menulis ini pun, bukan karena saya tidak menyayangi ibu saya setiap hari. Tapi memang mau tak mau momen ini menghipnotis saya untuk merenungi lantunan doa doa ibu yang senantiasa mengiringi perjalanan hidup, mengingat kembali tangisan yang menetas di pipi ibu karena perilaku saya yang menyakiti, merevieuw kembali hak hak apa saja yang belum tertunaikan pada ibu, melist kembali rencana rencana membahagiakan ibu, dan melantunkan doa doa khusus untuk beliau saat ini.

Teruntuk ibuku, dan seluruh ibu di dunia...selamat hari ibu..terima kasih telah memberikan yang terbaik untuk kami anak anakmu...Terima kasih telah mendidik kami menjadi anak yang mandiri, yang mampu menata hidup dengan nalar yang baik, Ibu..tetap doakan dan tuntunlah jalan kami selalu supaya menjadi anakmu yang senantiasa berbakti.

Ya Alloh, lindungilah ibu kami, jagalah ia di saat penjagaan kami tak sampai padaNya. Bimbinglah ia supaya lebih dekat denganMu, dan ajarilah kami menjadi anak yang sholeh yang mampu mengangkat derajatnya di hadapanMu, dan kelak di yaumil qiyamah, kami akan bersaksi bahwa ibu kami adalah wanita yang amat layak mendapatkan surga firdausMu dan berikanlah kemuliaan pada ibu kami dengan mahkota emas yang akan kami pakai kan langsung di surgaMu.

Amin..

Love u mam so...cepet sehat ya...Love you pap also...Love u all sist

Senin, 26 September 2011 9 komentar By: ArtiHapsari

AKHWAT PAKE BEHEL…


ALASAN PAKE BEHEL..

Saya adalah satu dari banyak akhwat yang memakai behel…jadi kalo ada komunitas akhwat pake behel…ngikut dah…soalnya bisa saling share. Tapi ternyata di dunia 5 G ni, masih ada beberapa di antara kita yang masih mempertanyakan hukum secara syariah…sebenernya sih pengen aja ku jawab : “search di mbah google and tanyakan pada hatimu”. Sepertinya jawaban itu cukup untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang hukum behel secara syari nya..

Tapi mungkin temen temen pengen tau alasan mengapa saya berbehel, kemudian dikorelasikan dengan kajian syar`inya gimana..yah mungkin begitu..

Saya sebenarnya udah pengen ngawat nih gigi dari jaman SD…karena saya amat menyadari sangat tidak nyaman dengan bentuk gigi yang maaph…”tidak bisa mingkem”. Ga tau asalnya kenapa, mungkin karena salah waktu ngedot dulu, faktor keturunan, atau entah lah..yang pasti rahang tidak bisa menutup, gigi atas terlalu “offside” dan gigi bawah sangat berantakan..

Hal seperti ini sangat tabu untuk diperbincangkan dulunya, karena maklum lah…ane kan perempuan, agak malu lah kalo kekurangan diri dikeluarkan. Tapi setelah merasakan ada perubahan setelah dibehel, dan sering juga share dengan para “bronjong” mania, so…hal hal seperti ini ga malu lagi dibincangkan.

Banyak kasus yang lebih parah dari saya, sebutlah temanku “AN”. Dia seorang laki laki yang pake bronjong karena giginya yang ampun dah…rahang kecil, gigi kebanyakan dan gede pula. Bisa dibayangin..tu gigi gimana berantakannya, ada juga yang tumbuhnya nyamping..Aq masih bersyukur, soalnya gigiku ga separah dia.

Berbagi pengalaman, ternyata membuahkan hasil diskusi, bahwa masyarakat kita jaman dulunya tidak pernah mengeluhkan gigi mereka karena memang tidak mau merasakannya, makanya dokter gigi jaman dulu tu ga laku..hehehe :)

Bukan karena sekarang banyak yang dijual dari dokter gigi, tapi karena masyarakat jaman sekarang melek informasi. Makanya banyak yang ramai pergi ke dokter gigi untuk bersihin karang gigi, sampai mbronjong gigi. Karena ngebehel gigi sekarang jadi tren, makanya orang orang yang giginya sebenarnya gak apa-apa, ngikut aja dibehel, tapi bukan di dokter..Tapi di TUKANG GIGI. Oh no…jangan ditiru…

Yah itulah sekilas info mengapa akhirnya aku memutuskan untuk membehel gigi. Dan megapa baru sekarang setelah behel itu trend, jadi seakan akan bias antara alasan kesehatan atau alasan trendi. Yah..jawabannya karena aku tau kalo behel itu MAHAL…so aku nunggu mampu buat ngebiayayin ni gigi mahal…High maintenance!

LURUSKAN NIAT

Kalo emang kita niatnya bener, pengen membuat gigi kita kembali ke jalan yang lurus, tidak membuat sakit kepala karena bolak balik sakit gigi, atau supaya ni gigi bisa nempel atara rahang atas ma rahang bawah..ya udah…luruskan niat aja.. pake dalil yang bener dan tanamkan niat yang lurus karena Alloh.

Di dalam agama kita, ada 3 macam takdir:

a. Takdir mutlak, yaitu takdir yang kita ga bisa menolaknya, seperti jenis kelamin, usia, kematian.

b. Takdir syar`i , yaitu takdir yang perlu campur tangan manusia untuk mengusahakannya, seperti urusan rezeki ma jodoh. Rezeki mah udah ada..tinggal gimana kita ngejemputnya, sama juga kalo kita lapar..kalo ni badan ga mau bergerak ambil piring ambil nasi ya ga makanlah..

Jodoh juga gitu..udah ada, tapi kalo kita ga ikhtiar ngejemput, minta sama Alloh..ya masih disimpen aja ma Alloh..hehehe (curcol buu)

c. Takdir qodo`i, yaitu takdir yang manusia dapat menentukan kebijakannya..contohnya kaya bayi lahir kembar siam, hermaprodit, wajah kena bakar yang perlu operasi plastik. Itu semua memerlukan kebijakan manusia dalam menentukan gimana baiknya, termasuk masalah ngebehel gigi. Manusia diberi kebijakan untuk turut menentukan gimana baiknya, tentunya dengan pertimbangan pertimbangan yang ada, seperti alasan kesehatan maupun biaya.

berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Allah melaknat para wanita yang mengikir gigi untuk berhias dan yang merubah ciptaan Allah”

Mengikir gigi merupakan perbuatan yang merubah ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menyibukkan diri dengan perbuatan sia-sia yang tidak ada manfaatnya, dan hanya membuang-buang waktu yang seharusnya dipergunakan untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat bagi manusia.

Perbuatan tersebut juga merupakan penipuan dan penggelapan serta menunjukkan kerdilnya manusia.

Ada juga sabda Nabi:
“Berobatlah wahai hamba Allah! karena sesungguhnya Allah tidak menciptakan penyakit melainkan Ia telah menciptakan pula obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu tua.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi).

Pake dalil yang ini aja, trus juga kalo ada yang bilang ngebehel gigi itu harus mengikir gigi ntu juga ga ada keharusan. Kalo disuruh ngikir ya bilang aja ke dokternya, jangan..Toh dokter muslim juga tau kok kalo ngikir tu haram kecuali alasan kesehatan.

Waktu si dokternya nyabut gigiku karena harus memundurkan gigi yang offside, dia bilang “kalo bukan karena ortho, mungkin tidak akan direkomendasikan cabut gigi deh “

Nah..tu kan, dokter tu tau yang baik tu gimana, makanya jangan asal pilih dokter.

PROSEDUR PAKE BEHEL.

Perlu diketahui oleh semuanya para anak muda yang ngaku gaul, tapi ga ngikutin prosedur yang baik, asal asalan ngebehel gigi yang penting asal murah…dengarkanlah…eh..bacalah nasehat dari saya tentang prosedur yang baik ketika kita emang berniat merapikan gigi.

1. Konsultasilah pada dokter Ortho aseli…

Ni yang sering terjebak…banyak iklan di pinggir jalan tentang pasang behel dengan harga murah alias sekita 1 jutaan…wah itu berbahaya, soalnya bukan malah bener tu gigi, malah tambah amburadul. Dokter gigi juga belum tentu dokter ortho, jadi pilih dokter yang berkualitas, tinggi jam terbangnya, dan kudu denger plus bukti testimony dari orang orang yang pernah ke dokter itu.

Satu dokter dengan dokter yang lain juga suka beda cerita. Ada cerita ni…

a. Temenku ke dokter gigi tapi bukan ortho yang menawarkan pasang gigi dengan cicilan murah, Cuma 3 juta, bisa dicicil sampai dia selesai pake behel. Tapi ya itu, prosedurnya beda, sekali datang langsung cabut gigi, pasang behel..nah lo…setauku kan harus ada prosedur awal dulu seperti pasang separator, cincin, ronsen gigi..tapi tahapan ini ga dilalui, alhasil, gigi malah tambah kacau ga karuan

b. Ada juga temen yang curhat, gigi dia jatuh miring karena waktu proses perapatan gigi yang dicabut, ternyata ga bisa rapat alias masih ada spasinya. Alhasil dunk, tu gigi jatuh miring miring..padalah dia pergi ke dokter gigi ortho loo

Banyak sih kasus yang lain, tapi ga usahlah, nti malah takutnya merusak citra dokter gigi :)

Intinya mah, bener bener harus cari DOKTER GIGI ORTHO YANG RECOMMENDED!

2. Ikuti prosedurnya

Kalo aku sih, gini cerita prosedurnya

a. Bersihin karang gigi

Langkah pertama harus scalling gigi, alias ngebersihin karang karang gigi yang naudzubillah..

b. Mencetak gigi

Ini dimaksudkan supaya dokter mempunyai data eksisting gigi kita. Dokter juga perlu semedi untuk menentukan letak titik titik behel, atau gimana ngakalin supaya gigi mau rapi. Soalnya kan ga mungkin kita disuruh mangap terus sambil nungu dokternya mikir..Juga bisa memberi penjelasan kepada pasien tentang perkembangan giginya dari bulan ke bulan. Kalo ga ada cetakan eksisting kan kita suka lupa bersyukur kalo gigi kita dulunya paraaahhhh…

c. Rontgen gigi

Ini wajib dilakukan, soalnya ini membantu dokter untuk melihat struktur rahang, struktur ggi. Bahkan si dokter juga mungkin baru tahu ada gigi yang tumbuh di gusi atas setelah dirontgen..Nah kalo gini kan dokter bisa melakukan tindakan medis pendahuluan. Gigi kita tu kan pusat syaraf, jadi ya jangan sampe salah cabut. Jangan salah ya, gigi manusia tu sebenarnya pada aneh aneh ada yang tumbuh d atas gusi, ada yang tumbuhnya ke samping. Jadi ronsen tu mutlak perlu dilewati.

d. Pasang separator.

Setelah 6 bulan menjalani pengawatan gigi, ternyata proses yang paling menyakitkan adalah pemasangan separator. Gimana ga sakit, ada daging yang nyelilit di gigi aja suakitnya minta ampun, gimana kalo ni gigi dikasih 4 separator selama 1 minggu. Ga bisa makan! Boro boro makan, nggerakin gigi aja Masya Alloh. Separator ini gunanya untuk membuat spasi di gigi yang nantinya akan dikasih cincin gigi. Cincin ini fungsinya sebagai tiang pancangnya kawat pas narik gigi. Ada beberapa dokter yang ga pake cincin, nah kalo ntu tu aku ga tau tu….:)

e. Cabut Gigi

Setelah dokter gigi semedi, dokter memanggil kita untuk proses selanjutnya, yaitu proses pencabutan gigi. Tiap orang jumlah yang dicabut beda beda, kalo aku dicabut dua di atas, dua di bawah. Jadi satu minggu ini dicabut dua gigi dulu, minggu depannya dua gigi lagi..

Maknyus dah…Pesen aja, sebelum cabut gigi, makan dulu..soalnya abis dicabut gigi, badan lemes..secara..gigi yang dicabut kan gigi sehat…

f. Pasang Breket dan cincin gigi

Yah…ini mungkin prosedur yang menenangkan, soalnya paling ngga penyiksaan demi penyiksaan itu telah terlewati. Selesai deh..

Pertama kali sih agak aneh, kaya ada yang nyempil di gigi..ya..sekitar 2 minggu lah penyesuaian dirinya. Kadang sariawan, lecet, ga bisa ngunyah…wah..kok aku nakut nakutin ya…??

Ga kok…aku kan cuman sharing ajah J

3. Nikmati prosesnya

Temen temen, kalo dibilang pake behel itu buat gaya gayaan…itu sama sekali ga berdasar. Karena kalo kita emang niat mau ngebehel dengan prosedur yang bener, sebenarnya amat tersiksa sekali. Gaya karena emang mahal. Tapi sakitnya luar biasa…Tapi nikmatilah…. Nurut Kalo dibilangin dokter, jangan bandhel. Karena emang banyak pantangannya, ga boleh menggigit jagung di gigi depan, jangan makan tulang, makan daging juga dipotong dulu.. So…pake behel itu perlu perjuangan! Bukan buat nggaya!

4. Rajin

Rajin gosok gigi pastinya, rajin control dokter buat ganti karet, atau kawat..

KHATIMAH

Dari ceritaku..paling ngga kan kalian tau bahwa dalam Islam tidak ada larangan untuk berobat, asal alasannya syar`I dan dilakukan oleh tenaga professional.

Dari ceritaku..paling ngga kalian tau, bahwa kita wajib bersyukur kalo kita dikasih gigi yang sehat, dan kita wajib berobat kalo kita merasa ada yang sakit dalam tubuh ini

Ini ceritaku…kalo ceritamu???

Rabu, 27 April 2011 1 komentar By: ArtiHapsari

Wanita...Mari Berkiprah...

“Hidup itu akan indah dan berbahagia apabila dalam kegelapan kita melihat cahaya terang”


Bicara soal kiprah wanita, pasti kita tidak bisa lepas dari nama R.A Kartini. Perempuan yang aktif membela hak hak kaum wanita. Seorang wanita yang bahkan tidak pernah menamatkan jenjang sekolah formalnya, tapi dia punya sejuta tekad untuk membuat wanita Indonesia menjadi wanita yang tangguh dan cerdas. Meskipun pada kenyataan hari ini banyak wanita yang terlampau kebablasan memaknai istilah emansipasi.


Wanita kelahiran 21 April 1879 ini merupakan perintis perubahan bagi kaum wanita. Ia lahir dari keluarga bangsawan yang berpikiran maju dan sosoknya cekatan, lincah, pintar, suka belajar dan haus akan ilmu pengetahuan. Usia 12 tahun, setelah tamat sekolah dasar, Kartini menjalani masa pingitan. Hidupnya berubah, ia kesepian dan tidak boleh melanjutkan pendidikan. Hidupnya ibarat burung dalam sangkar emas.


Keluarganya yang memegang teguh adat lama, tidak menyetujui keinginan Kartini yang menghendaki perubahan. Kartini hanya bisa mencurahkan cita-cita perjuangannya dalam bentuk surat. Ia rajin menulis surat kepada temantemannya di Belanda. Isinya mengandung cita-cita yang luhur, terutama untuk mengangkat derajat wanita Indonesia. Berkat surat-surat ini, tahun 1903 didirikan Sekolah Kartini Pertama di Semarang. Dan di usia 25 tahun, R.A Kartini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.


Di usia yang belia dia sudah menamatkan buku Max Havelaar, hobinya adalah membaca koran terbitan Belanda dari Semarang - De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga membaca leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan), mengkaji Al Quran dan tafsirnya. Bahkan ia adalah orang yang tidak mau hanya belajar membaca Al Quran saja, tapi dia ingin mengkaji tafsirnya, sampai dia mempelajari AlQuran pada surat Al Baqorah 286 yang diantaranya berbunyi “ Waladhdhulumati ilannur “ yang artinya adalah “ Dari Gelap menuju Terang”, dan kemudian kalimat tersebut menjadi judul kumpulan surat surat beliau pada temannya di Belanda yaitu “ Habis Gelap Terbitlah Terang”. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, selain buku dengan judul Max Havelaar , dia juga menbaca Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda. Sudah dapat ditebak betapa cerdasnya Kartini.


Dari sekilas perjalanan Kartini, maka patutlah kita meneladani semangatnya untuk menginspirasi kita dan para wanita di sekitar kita menjadi wanita yang cerdas, yang bermartabat dan yang berdedikasi untuk bangsa dan agama. Kita semua tahu bahwa lahirnya seorang pemimpin besar di dunia ini pasti didampingi oleh dua orang wanita hebat. Yaitu ibu dan istrinya. Merekalah yang berjasa untuk membantu suami, anaknya meraih kebesaran, doanya, pengorbanannya adalah prestasi terbaik untuk mendukung munculnya orang-orang besar. Nabi Muhammad pun menjadi lebih kuat ketika didukung oleh Khadijah. Dialah orang yang paling setia, pengorbanannya paling banyak di saat saat awal dakwah sirriyah. Khadijahlah yang pertama kali mengakui kerasulan Muhammad dan menenangkan beliau ketika turunnya wahyu yang pertama.


Maka pantaslah kita wahai para wanita untuk tetap berkontribusi dalam bidang apapun yang mampu kita lakukan. Pantang kita menjadi wanita yang apatis dalam pergulatan hidup yang semakin semrawut. Anak anak bangsa adalah anak-anak kita juga. Sedikit kontribusi dari kita dapat membuat perubahan besar untuk bangsa ini.


Mungkin kita perlu menuliskan wanita-wanita hebat pada saat ini supaya menjadi inspirasi untuk kita semua. Salah satu contohnya adalah Sri Mulyani. Beliau termasuk wanita yang berpengaruh nomer dua di Indonesia saat menjabat sebagai mentri perekonomian. Luar biasa cerdasnya dia. Selain yang berkiprah dalam pemerintahan, banyak pula wanita yang tidak mempunyai karier formal dalam jabatan struktural pemerintahan atau perusahaan, tapi masih dapat berkarya. Sebut saja Dita Indah Sari, seorang aktivis buruh yang telah bolak balik masuk penjara untuk memperjuangkan hak buruh, atau Ibu Hj Andi Rabiah alias Suster Apung. Ia seorang perawat yang mendedikasi hidupnya untuk membantu sesama di daerah kepulauan Sulawesi dan Flores. Ibu Andi Rabiah adalah sosok luar biasa yang bekerja sebagai perawat, ia memiliki prinsip yang luar biasa yaitu bekerja sebagai pelayanan dan tanggung jawab kepada masyarakat. Ia memandang bahwa masyarakat di kepulauan Sulawesi juga saudara kita dan rakyat Indonesia yang berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Seperti yang ia katakan suatu waktu “Tidak ada yang boleh meninggal karena melahirkan dan tidak ada pula yang boleh meninggal karena diare”. Sebuah sikap yang terus diperjuangkan sekuat tenaga meskipun harus mengarungi lautan yang sering kali tidak ramah. Walaupun hasil gaji yang diterima tidaklah besar dan tidak ada jaminan asuransi, namun Ia tetap mengabdikan dirinya untuk membantu pasien yang membutuhkan jasanya.


Kita juga perlu mengenal Ibu Neno Warisman, seorang pendakwah dan perancang busana. Dia bukanlah seorang wanita karier, dia hanya seorang ibu rumah tangga yang mempunyai kiprah luar biasa. Dari sekian contoh tersebut, maka kita patut untuk mengambil pelajaran hidup wanita wanita yang menginspirasi. Jadi tak perlu menunggu kita berkarir sebagai apa dulu sebelum kita berkiprah. Lakukanlah apa saja yang dapat membuat diri kita menjadi wanita yang lebih punya dedikasi, baik di sektor domestik maupun di luar rumah selagi kita bisa. Di dalam rumah tangga, kita mempunyai kewajiban untuk mengurus rumah dan membesarkan anak anak menjadi anak yang cerdas, berakhlak dan bermartabat. Apa jadinya jika seorang wanita dapat membesarkan anak anaknya menjadi anak yang mandiri? Pasti Indonesia akan maju. Tidak akan ada lagi anak anak yang berkeliaran di jalanan, berbuat anarkis seperti tawuran dan sebagainya. Di dalam kehidupan masyarakat, kiprah seorang wanita adalah memberi tauladan tentang rumah tangga yang harmonis, memberi pelajaran keterampilan untuk sesama atau juga dapat menjadi solusi pemasalahan permasalahan masyarakat. Dlam kehidupan sosial yang lebih tinggi lagi, wanita bisa berkiprah dalam bidang yang ia tekuni misalkan menjadi wanita ynag menginspirsai perbaikan lingkungan, menjadi aktivis pendidikan, dan lain sebagainya. Seorang wanita yang tangguh, cakap, tegas, ulet yang selalu hadir untuk membantu sesama tanpa meninggalkan tugas pokok yang utama yaitu menjadi wanita dan ibu dari anak anak yang cerdas.

<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

Jangan berhenti untuk meningkatkan kapasitas diri sepanjang kita masih mampu untuk banyak berbuat dan menginspirasi kebaikan karena ” lifes of a woman begun at their youth and keeps burning even when their 40”



Wanita……..Mari berkiprah…………….