Tampilkan postingan dengan label Pernak Pernik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernak Pernik. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Agustus 2015 1 komentar By: ArtiHapsari

Daftar Perlengkapan Persiapan Haji

Wew bingits ya ikut ikutan mempersiapkan kebutuhan persiapan haji papa. Deg degan banget soalnya papa akan berangkat haji sendiri bersama rombongan haji, secara yaa..papa ku orangnya apa apa kudu dibantu, yah biasalah laki laki pada umumnya.

meskipun sudah ada ibu yang mempersiapkan haji papa, tapi tetep aja was was sama keperluan haji papa. Akhirnya aku tulis list perlengkapan haji papa, aku minta beliau untuk ceklist...
Ini aku share ya...mudah mudahan manfaat untuk temen temen yang juga was was ama keperluan haji orang tuanya :



Pakaian dan Peralatan Ibadah
  1. Baju Ihram 2 stel –> karena celananya cenderung tipis, bisa diganti celana lain yang berwarna gelap dan mudah digulung sehingga memudahkan kita saat berwudhu dan ke kamar mandi. Kalau berangkat termasuk gelombang 2, dipakai sejak dari Indonesia karena begitu datang langsung umroh wajib, dan miqatnya di atas pesawat
  2. Baju Atasan non Ihram 3 buah –> usahakan yang panjang (kalau bisa sampai selutut) dan tidak ketat
  3. Celana Panjang 2- 3 buah –> Lebih baik berwarna gelap, tidak mudah kotor, tidak membayang, dan yang mudah digulung
  4. Jaket 1 buah –> untuk di pesawat, dan musim haji tahun ini masih masuk musim dingin
  5. Sajadah tipis 1 buah
  6. Kaos kaki 3 pasang –> tebal dan berwarna gelap lebih baik, tidak perlu yang berjari
  7. Pakaian Dalam saku  6 stel
  8. Disposible Panties 2 Pack–> bisa dipakai saat perjalanan dari dan menuju tanah air, Madinah - Mekah atau sebaliknya, dan Armina (Arafah, Muzdalifah, Mina). Biar tidak bawa pakaian dalam kotor
Peralatan Tidur
  1. Pakaian tidur 2- 3 stel
  2. Kain panjang 2 lembar bisa untuk sprei dan selimut tidur
  3. Sarung bantal 2 lbr
Alas kaki
  1. Sepatu kets tidak bertali 1 pasang
  2. Sandal gunung 1 pasang
  3. Sandal jepit untuk ke kamar mandi 2 pasang
Perawatan Tubuh dan Wajah
  1. Pelembap wajah –> Sebaiknya beli disana White Diamond aja
  2. Pelembap tubuh ·
  3. Pelembap bibir –> Bisa dibeli di sana, merk Labello atau pakai White Diamond juga bisa
  4. Sabun mandi dengan pelembap kalau bisa ada yang non perfume
  5. Face Spray –> bisa beli botol semprotan kecil bisa dipakai berwudhu ketika dipesawat (saya dan isteri tdk tayammum).
  6. Sikat gigi Travel Size
  7. Odol atau beli siwak disana
Catatan:
  1. Pelembap ini sebaiknya dipakai segera setelah mandi, saat kulit masih lembap agar kerjanya lebih efektif, ditambah perbanyak asupan cairan yang akan menjaga kelembapan kulit. 
  2. Jika dibawa di tas tenteng, pastikan kemasannya tidak melebihi 100 ml. Sedang yang untuk di koper bisa bebas.
Obat - Obatan:
  1. Analgesik/ Antipiretik
  2. Anti mabuk perjalanan
  3. Oralit / Obat Diare
  4. Obat Sembelit
  5. Obat demam
  6. Obat sakit kepala
  7. Obat Antibiotik
  8. Krim analgesik (counterpain, atau balsam yang biasa dipakai usahakan yg tidak menimbulkan rasa dingin)
  9. Vitamin atau suplemen, sebaiknya yang berbahan dasar madu atau produk perlebahan
  10. Masker mulut dan hidung 10 lembar
  11. Plester handyplast

Catatan:
  1. Untuk obat-obatan sebaiknya di bawa di tas tenteng.
  2. Pil penunda haid harus diminum pada jam yang sama untuk itu konsultasikan dengan benar waktu penggunaan pil penundaan haid ini dengan dokter

Buku - buku
  1. Al Qur’an kecil
  2. Rangkuman Do’a
  3. Bahan2 bacaan manasik haji lainnya
  4. Notes atau catatan plus bollpoint ny
     
Peralatan Pendukung Harian
  1. Setrika Kecil (optional)
  2. Kamera Digital
  3. Memory Card Cadangan
  4. Handphone, charger, dan T listrik
  5. Tempat air untuk dibawa saat kita keluar dari pondokan, bisa pakai ex minuman seperti fresh tea
  6. Gantungan baju yang bahan kawat biar tidak terlalu berat
  7. Deterjen untuk cuci baju, dan cabun cair untuk cuci piring (sekalian bawa busa untuk cuci piringnya)
  8. Gunting Kecil harus masuk koper
  9. Tali buat gantungan baju
  10. Tas Ransel, untuk ke Armina
  11. Alat tulis
  12. Sewing kit (alat cukur)
  13. Senter + Batere cadangan
  14. Kabel listrik ekstensi (buat aja dengan panjang kira-kira 2m)–> wajib bawa!!!
  15. Kaca mata hitam + talinya
  16. Payung kecil (optional)
  17. Sikat cuci baju
  18. Water heater yang portable untuk memasak air (cari yang 350 watt aja)
Isi Tas saat ke Arafah (Pake Tas Ransel Lebih Praktis)
  1. Pakaian Ihram cadangan
  2. Kantong untuk kerikil melempar jumrah
  3. Jaket
  4. Buku Do’a
  5. Al Qur’an
  6. Kaus kaki
  7. Sepatu Keds tanpa tali/ Sandal Gunung
  8. Kamera –> batere terisi penuh
  9. Handphone –> batere terisi penuh
  10. Disposible panties
  11. Peralatan mandi (yang tidak wangi)
  12. Sleeping Bag (optional)
  13. Gunting Rambut
  14. Senter + Batere Cadangan
  15. Kabel listrik extention
  16. Kaca mata hitam + talinya
  17. Tempat minum terisi penuh
  18. Water heater
  19. Makanan ringan: Coklat, Kurma, Abon, dll
  20. Payung kecil
  21. Sajadah tipis
  22. Masker hidung dan mulut
  23. Piring, cangkir, sendok
  24. Sandal jepit

Selasa, 23 Juni 2015 0 komentar By: ArtiHapsari

My 2nd Wedding Anniversary

Hari ini adalah hari jadi pernikahanku yang kedua. Sejenak seperti euforia atau alay kaya anak ABG. Namun aku memahaminya sebagai hari jadi untuk kembali merenungi makna pernikahan yang telah kami arungi selama dua tahun. Suamiku adalah orang lain dua tahun lalu, yang tak kukenali sebelumnya bahkan dari sebuah media sosial sekalipun, aku hanya punya 4 mutual friends dan itupun PKS dari beberapa daerah.

Ya...kami dipersatukan melalui jamaah sebagai perantaranya. Jamaah tarbiyah yang telah mengumpulkan kami bersama orang orang baik yang bersama melakukan kebaikan. Jamaah ini bukanlah jamaah malaikat, namun bersamanya kami memiliki makna dan dapat berkontribusi untuk umat.

Setiap ulang tahun pernikahan, kami mentafakuri lagi kisah kisah kami dipertemukan, berterima kasih kepada guru guru kami yang telah membantu menjodohkan kami. Satu hal yang selalu saja kami bicarakan adalah perasaan perasaan kami saat proses pernikahan. Ya...salah satunya adalah penentuan tanggal 23 Juni sebagai hari pernikahan. Pada tahun 2013, 23 Juni adalah bulan syaban, yang dua minggu kemuadian sudah ramadhan. Orang tua ku dulu memberi waktu adalah setelah syawal, atau sekitar bulan September, namun entah bagaimana sang arjunaku dapat melobi waktu tersebut.

Aku dikhitbah tanggal 31 maret, dilamar tanggal 27 april...dan ketika ditanya di depan umum, ternyata sang arjuna menyatakan tanggal pernikanan adalah 23 Juni 2013...artinya, dari mulai taaruf sampai menikah hanya sekitar 3 bulan saja dengan intensitas pertemuan hanya 3 kali, dan intensitas telepon hanya 2 kali, dan sms hanya seperlunya.

jaman sekarang, jaman yang penuh logika, logika tentang makna jodoh, logika tentang sebuah hubungan yang tak mungkin sampai pernikahan tanpa pacaran. Itu logika manusia. Tapi kami yakin tentang qodarulloh, tentang takdir yang telah tertulis di lauhul mahfuz, yang telah Alloh tuliskan saat kami dalam kandungan, kapan kami akan bertemu jodoh. Ya...lafazh akad yang telah menghalalkan kami merupakan janji Alloh yang tak pernah bisa diingkari.

Merenda dua tahun pernikahan telah membuahkan buah cinta kami yang kami namai Arsyila Nur Azkia. Dua tahun ini menjadi momentum untuk kami menilik kembali janji janji suci yang telah kami ikrarkan, bahwa kami menikah dalam jalan dakwah. Merelakan sebagian waktu, harta, tenaga untuk dakwah. Menilik kembali target target yang belum kami penuhi di tahun ini..

Tilawah setiap ba`dha maghrib, sholat jamaah di masjid, dua taklim remaja, hafalan 2 juz, liqoan digarap, tesis diselesaikan, bisa naik motor, dan lain sebagainyaa... ahhhh.. sepertinya kami perlu menguatkan kembali azam azam yang belum bisa kami penuhi dengan maksimal...

Semoga janji janji kami terikat di lauhul mahfuz, janji mitsaqon ghaliza yang telah kami ikrarkan bukan hanya semata janji cinta kami berdua, tapi mengingatkan kembali tentang janji janji kami di hadapan Alloh untuk senantiasa istiqomah dalam jalan dakwah

Teruntuk suamiku, yang selalu sabar, yang selalu ceria, yang halus perangainya, terima kasih telah mengisi hari hariku selama dua tahun ini. Terima kasih telah menjadi imam untukku dan buah hati, Arsyila Nur Azkiya.
Semoga Alloh mengizinkan kita untuk menua bersama, merangkai indah pernikahan dalan ikatan dakwah, dan dapat mendidik anak anak menjadi anak anak yang sholeh dan sholehah..Ana uhibbuka fillah...

Senin, 19 Maret 2012 0 komentar By: ArtiHapsari

"Alasan" by Zahra

"terkenang masa kecilku
ku dicinta ku dimanja
kau ada di setiap hariku
temaniku sayangiku

kini ku beranjak dewasa
ku rindu kau selalu ada
bersama akan ku lantunkan
lagu cinta dan berkata

kau alasanku bernyanyi
alasanku nikmati indahnya hari
yang hadir dalam hidupku

kau alasanku berharap
alasanku percaya engkaulah alasan
yang terbaik bagiku

saat semua air mata
jatuh temani hariku
saat semua tawa hilang
hadirmu memberi cinta dan hanya

kau alasanku bahagia
alasanku meraih semua mimpi
cita dan keajaiban

(kau alasanku berharap
alasanku percaya) engkaulah alasan
yang terbaik bagiku

kau alasanku bernyanyi
alasanku nikmati indahnya hari
yang hadir dalam hidupku

kau alasanku berharap
alasanku percaya engkaulah alasan
yang terbaik bagiku

engkaulah alasan yang terbaik
yang terbaik, yang terbaik, yang terbaik bagiku "


Pertama denger lagu ini ngga sengaja waktu aq lagi nyuci bacu..aq denger di TV ada sayup sayup suaranya bagus..lagu ini untuk orang orang tercinta yng telah membesarkan kita sampai sekarang...bukan hanya untuk ibu..tapi juga untuk mereka semua yang berada di dekat kita yang mengasihi kita dari kecil.
untuk ayah, untuk kaka, nenek, kakek, tante, om, tetangga, para guru, teman...semuanya..

Sungguh lagu ini membuat hati terhenyak tak sekedar mendengar dan meresapi liriknya, tapi juga meneteskan air mata..

Untuk semua orang yang sering lupa dengan orang orang terdekat...untuk semua kawan yang hanya sesekali menyapa orang orang tercintanya...untuk semua orang yang mencintai keluarganya...pasti mewek dengernya..

thanks buat zahya, tohpati dan semua yang menginspirasi lagu ini....sungguh...ini lagu yang menginspirasi dan mengingatkan kita semua kepada orang orang yang kita sayang dan kita cinta...




Minggu, 02 Oktober 2011 8 komentar By: ArtiHapsari

Mars Rabthul `Am


(by Suara Kebersamaan)


Cita cita kita begitu nyata

Ingin Indonesia maju sejahtera

Ingin sama berdiri di mata dunia

Punya harga diri dan penuh bangga


Busungkan dada dan tegak kepala

Dengan gelora semangat membara

Atur derap langkah agar seirama

ajaklah seluruh nusantara


Beban berat jangan pikul sendiri

Berbagi saling memberi arti

Membuka tangan dan berpegangan

Maju bersama saling menguatkan


Taburkanlah rasa kasih sayang

Agar bertambah banyak kawan

Bersatulah dalam perbedaan

Bersatu untuk raih kejayaan :k or :-k

Rabu, 26 Januari 2011 0 komentar By: ArtiHapsari

Be Yor Self?

Sering kita menyebutkan kepada orang lain bila kita mulai resah, ingin berubah menjadi seperti seseorang, ingin meniru perilaku baik orang lain , menjadi manusia dewasa seperti orang lain, ingin memberikan yang terbaik untuk sesama seperti tokoh besar,dll. Kemudian teman-teman akan menyarankan “Be Your Self”.

Atau ada orang orang yang menganggap dirinya sudah baik dengan segala sifat dan tingkah lakunya, kemudian ketika dia mendapat masukan dari seseorang karena sifatnya yang “agak” tidak menyenangkan, kemudian dia akan mengatakan “Be Your Self”.


Menarik. Kalimat yang singkat dan padat tersebut sering menjadi MOTTO hidup seseorang, bahkan banyak orang yang memakainya, entah untuk membuat dirinya terlihat berkarakter atau hanya alibi ketidakberdayaanya untuk berubah jadi lebih baik???

Sah-sah saja ketika kita punya motto hidup seperti itu, tapi mari kita analisa secara mendalam apakah kita termasuk orang yang sudah baik, sempurna dan tidak perlu dirubah lagi? Jika memang ada hal yang perlu dirubah dalam diri kita menjadi manusia yang lebih baik lagi, maka jangan ragu untuk mengatakan pada diri sendiri “Chance!”.

Ini mungkin menjadi koreksi bagi kita semua. Jika kita adalah pribadi yang baik, menyenangkan, murah hati, tidak sombong, berani, lantang, santun, maka moto “be your self” pantas kita pertahankan. Tapi jika kita adalah seorang pembohong, penjilat, pemarah, pemalas, penakut, maka kata “Be your self” sungguh tak pantas disandang oleh kita.

Beberapa anak-anak muda jaman sekarang berperilaku tidak pada umumnya, mereka berpakaian senonoh, sex bebas, melakukan tindakan anarkis dan ketika mendapatkan nasehat untuk berubah maka mereka mengeluarkan kalimat “be yor self”. Ada juga seorang wanita yang jutek, moody, manja, suka menang sendiri, menganggap diri paling benar juga mempunyai motto hidup “ Be yor self”. Mereka sebenarnya menggunakan kata-kata tersebut untuk membentengi dirinya bermigrasi pada hidup yang lebih baik, yang lebih menyenangkan bagi diri dan orang lain.

Berubah! Itu kata yang tepat. Setiap manusia mempunyai keinginan berbuat baik dan ini menjadi fitrahnya. Namun menjadi jahat adalah juga sebuah pilihan. Tergantung mana yang itu membuat nyaman dengan diri kita. Menjadi baik dan Jahat adalah konsekuensi logis dari sebuah pilihan kita dalam bermasyarakat.

Kita semua resah dengan keadaan bangsa ini, semua orang mengatakan bahwa dirinya sudah baik. Mari kita saling intropeksi diri sendiri termasuk saya, bahwa ada hal-hal baik yang perlu kita pertahankan, tapi ada juga yang perlu dikoreksi. Mungkin ada sifat dan karakter yang memang dalam hati terdalam perlu untuk dirubah, maka berubahlah. Jangan phobi dengan kata BERUBAH. Jika masing-masing individu menjadikan pemahaman ini sebagai dasar berperilaku, maka kita semua yakin bahwa bangsa ini pun akan berubah - dengan Rahmat Alloh tentunya.

Sudah saatnya berubah Kawan!

Menjadi baik, berkualitas dan berguna untuk orang lain sungguh indah. Bila kita pemberani membela yang lemah , maka “be your self” sungguhlah indah. Bila kita seorang dermawan yang sanggup menjadi pengasih yang lemah, maka “be your self ” sungguhlah bijak. Bila kita seorang yang sholeh yang menafkahkan dirinya di jalan Tuhan, maka “be your self” sungguhlah berkah. Bila kita pemerhati lingkungan dan aktif memfasilitasi pemberdayaan masyakat miskin,maka “Be your Self” sunggguhlah bermartabat.

Lalu Bagaimana dengan saya? Anda?

Mari berusaha untuk menjadi pribadi yang mendamaikan diri, menyenangkan sesama, dan membahagiakan Tuhan. Pantaslah kita mempertahankan “be yor self”