Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Rabu, 17 Juni 2015 0 komentar By: ArtiHapsari

Makanan Syila 8+


Bulan ke 8 adalah bulan yang paling exited..soalnya dibulan ke 8, makanan syila terbilang paling luar biasa.. hehe..makannya banyak, dan apa aja masuk. Yang bikin menu pun jadi ikutan bahagia. Ga percuma lah tiap hari exited dengan berbagai menu dan sajian menarik untuk syila..
Tipsnya masih sama seperti tips di bulan sebelumnya,
1. bikin menu mingguan
2. belanja sesuai kebutuhan
3. masukkan dalam plastik
4. masak cerdas dan cepat




"menu syila seminggu"
"kaldu untuk seminggu"
" contoh aplikasi menu ke plastik"

Makanan Syila 7+

Di usia 7 bulan, syila makan masih sama seperti bulan 6 (mulai minggu ke 3). Nah di bulan ke 7 ini juga, kebetulan kami sekeluarga lagi liburan di Tegal selama dua minggu, tepatnya di akhir tahun.

Di Tegal, terkadang masak make slowcooker, terkadang juga beli. Bedanya, di bulan ke 7 ini, sudah mulai ga disaring buburnya..
Pokoknya..acuan untuk memberi MPASI (setelah tahap pengenalan) antara lain:

karbohidrat + sayuran + protein hewani + protein nabati + lemak tambahan

Nah..panduannya pake yang itu ya..contohnya :

karbohidrat     : beras, gasol, nasi, kentang
sayuran            : bayam, wortel, buncis, brokoli, kembang kol, zuccini,dll
protein hewani : ayam, ikan, daging
protein nabati   : tahu, tempe, kacang polong, kacang kapri, dll
lemak tambahan : EVOO, ELOO, mentega, keju, kaldu,dll


Gampanglah udah pake slowcooker mah, tinggal cemplung cemplung..Tipsnya supaya ga malam malam bangun ngurusin ni makanan antara lain :
1. tiap hari minggu sudah mencatat minggu seminggu, belanja seperlunya, potong dan taruh plastik.
2. bikin kaldu untuk 3 hari sekali. taruh plastik dan freezer
3. masak di slowcooker dengan air yang mendidih, jadi tidak sampai 3 jam makanan sudah jadi. Bisa memulai memasukkan bahan ke slowcooker sekitar jam 4, jadi jam setengah 7 sudah siap sarapan
4. setelah bubur matang, masukkan separuhnya ke wadah plastik, dinginkan dulu baru kemudian masukkan ke kulkas. Jika mau menghangatkan, tinggal taruh di rice cooker warm

Gampangkaannnnnnnn.... Usia 7 bulan hanya makan dua kali sehari ya, diselingi dengan buah di siang hari.. Tetep No Gul Gar ya

Jumat, 31 Mei 2013 0 komentar By: ArtiHapsari

DI JALAN DAKWAH AKU (INSYA ALLAH AKAN) MENIKAH


   
Belum menikah bagi seorang wanita merupakan momok tersendiri apalagi jumlah wanita sekarang berkali lipat dari jumlah pria, sedangkan pria sekarang menginginkan wanita yang berusia muda. Angka 27 bagi kebanyakan wanita single merupakan angka yang menakutkan. Tapi sebenarnya bagiku angka menakutkan itu adalah 29 tahun. Tulisanku hari ini mungkin sebagian kecil dari banyak wanita seumuranku yang belum menikah.

Tak perlu kita mendikte Tuhan, tak perlu mencerca takdir, tak perlu meragukan doa ibu ketika ruh ditiupkan ke dalam rahimnya. Alloh tidak mungkin lupa menuliskan takdir hambaNya termasuk urusan jodoh. Semua akan ada waktunya. Banyak yang mengatakan bahwa aku terlalu memilih jodoh, aku akui. Karena bagi semua wanita di dunia, menikah itu hanya satu kali dan tidak mau menikah seperti membeli kucing dalam karung. Lelaki itu akan menjadi iman duni dan akherat, lelaki itu akan mengambil hak orang tua dalam pengurusan kita, maka wajarlah jika kita memahami pernikahan sebagai sesuatu yang perlu dipikirkan dengan matang. Tapi alasanku banyak memilih karena alasan klise seorang yang tertarbiyah, bahwa sudut pandang seorang kader berbeda dengan orang tua.

Menilik banyak teman dan adek seperjuangan yang sudah mendahului menikah, bagiku bukan hal yang membuatku iri. Aku berbahagia, karena pilihan untuk belum mau menikah adalah pilihan hidup yang pasti akan ada konsekuensinya. Aku cuman ingin menceritakan beberapa kisah teman dan adek adekku yang lebih dahulu menemukan jodohnya. Ada yang bilang bahwa kita harus banyak kenalan supaya banyak lelaki yang kenal dan suka. Lucunya, ada teman kuliah yang bahkan jika aku sebutkan namanya, hampir semua teman lupa atau melupakan. Dia wanita yang amat pendiam, jarang bicara, dan jarang bergaul. Aku mengenalnya karena dia salah satu teman mentoringku dulu, jadi sering berinteraksi lebih. Ternyata kudengar sekarang dia sudah punya dua anak. Sesuatu yang mnecengangkan buat kami yang mendengarnya. Adapula teman kuliah yang terkenal sangat keibuan, sangat dewasa, seorang yang tinggi intelektualnya, sampai sekarang belum menikah. Bukan karena belum ada yang mau, karena memang belum ketemu jodohnya. Jadi, faktor keluwesan pergaulan, bukanlah syarat mutlak antrian pertama ketemu jodohnya.

Ada juga yang mengatakan bahwa menikah itu harus diupayakan, dicari, dijemput, dan ikhtiar sebanyak banyaknya. Itu mutlak benar. Tapi bukan berarti bahwa ketika kita belum mendapatkan jodoh sampai sekarang, kita justru disangka tidak berusaha. Ada beberapa kisah teman yang sebenarnya menikah itu seperti mimpi, belum terbayangkan, mungkin karena situasi dan kondisinya mendukung, maka prosesnya cepat dan mudah. Teman kerjaku bisa menjadi cerita. Sebenarnya, temanku yang pria sudah punya kekasih, begitu juga dengan rekan kerjaku yang perempuan, Mereka berdua sudah punya kekasih satu sama lain, tapi kemudian terpincut cinta lokasi. Akhirnya dalam masa kegalauan mereka, perusahaan akan mengeluarkan SK tentang pelarangan menikah sesama karyawan sebelum bulan mei. Mau tidak mau meraka secepatnya melakukan aksi. Memutuskan pacar mereka masing masing dan segera menikah. Yang mendengar ceritanya saja terkaget kaget. Yah..itulah jodoh. Adek kelasku yang lain juga begitu. Dia bercita cita menjadi dosen di semarang, dan alhamdulillah dia mendapat beasiswa di Bandung. Baru satu bulan, ternyata dia mendapat proposal menikah. Maju mundur dibuatnya. Tapi ternyata kemudahan begitu saja datang dan hanya butuh total 4 bulan sampai dia menikah. Kaget...ia pastinya. Saya yang menyertainya saja merasa bahwa proses itu cepat sekali padahal cita citanya adalah kembali ke Semarang secepatnya. Tapi takdir mengatakan lain. Itulah takdir. Tak bisa ditebak kapan datangnya.

Jadi, biarlah yang lain dengan kisahnya. Aku dengan kisahku sendiri. Alloh Maha Tau yang terbaik untuk hambaNya. Dan memang Alloh sudah memberikan kisah tersendiri kepadaku bahwa aku harus mengurus papa dan mama di rumah. Alloh menuliskan bahwa di kala mama sakit, dan papa butuh support lebih, Alloh menuliskan takdirnya bahwa aku harus fokus berbakti kepada mereka. Itu indahnya.

Aku tak punya banyak kriteria dalam memilih pasangan. Hanya saja, bagiku menikah itu bukan hanya mempersatukan dua pribadi, dua keluarga, dua karakter yang berbeda...tapi juga menyatukan satu visi misi dalam makna pernikahan yang jauh lebih panjang yaitu menjadi keluarga di syurga. Visi menikahku sama dengan pasangan pada umunya seperti menjadi keuarga yang sakinah mawadah warohmah,  hanya saja ada yang ditambah yaitu menjadikan keluarga sebagai pondasi kekuatan umat, tentunya menjadi kelurga dakwah....... Untuk saya, pernikahan itu adalah menyatukan 2 potensi dalam kerangka memberikan kebaikan yang lebih besar untuk da’wah dan umat. Menikah tidak akan mematikan potensi, namun justru menjadikannya  lebih terasah dan bersinar.

Menikah itu berat karena dia adalah ’ separuh dien’  kita, namun besar harapan agar dalam menyempurnakan dien tersebut ada usaha dan kerjasama suami dan istri untuk bersama-sama memperoleh kesempurnaan tersebut, tentunya dengan jalan da’wah. Bukan hanya sekedar sholeh untuk dirinya, tapi sholeh sebagai pengayom umat.

Tidak perlu pacaran, tidak perlu banyak penyesuaian karakter. Saya yakin Alloh akan menghadirkannya di saat yang tepat dan yang pasti direstui orang tua. Jika orang tua tidak setuju, ya pasti ada yang lain yang Alloh hadirkan dan direstui. Jika banyak yang mengatakan bahwa jodoh harus diperjuangkan walau tidak direstui orang tua, tapi tidak bagiku. Menikah bagiku adalah menggantikan posisi orang tua sebagai wali kita, jadi jodoh yang terbaik adalah yang orang tua ridho, karena ada doa doa yang melantun di sana. Biarlah penantian ini menjadi bagian indah dalam hidupku..karena aku amat yakin janji Nya takkan pernah meleset..bahwa semua akan indah pada waktuNya...

Rabu, 19 Desember 2012 0 komentar By: ArtiHapsari

Mendung di Ujung Senja

   


Wajahnya semakin sayu, kelopak matanya semakin turun, tak ada lagi pelangi di bola matanya. Tak bisa ditutupi, lelaki itu semakin kurus dan kehilangan banyak energi dalam hidupnya, bukan karena ia lemah, tapi karena ia berat menanggung sedih di ujung senjanya. Bola matanya tak lagi menari bercerita keindahan, wajahnya tak jarang terbasahi air mata yang bercampur dengan air wudhu. Ia tak tega manakala melihat keadaan istrinya yang semakin lemah terbaring dan sering mendapat bekas tusukan jarum . Lamunan tanpa tenaga setiap hari menghiasi kesendiriannya merawat istrinya yang telah menemaninya dalam suka dan duka selama lebih dari 32 tahun ini. Seperti tak siap menanggung sedih yang tak terbayangkan di ujung senjanya, ia semakin ringkih dalam asa. Kebahagiaannya sekarang adalah manakala Tuhan memberi keajaiban menghadiahkan kesembuhan bagi istrinya.

Lelaki itu adalah papaku

Setiap hari papaku merawat mama. Di awal mama sakit, papa masih sering mengeluh lelah bahkan mengatakan jenuh dan stress. Namun akhir akhir ini, rasa itu tak pernah kudapati lagi, justru rasa iba yang semakin dalam melihat kesehatan mama yang tak semakin baik. Mungkin itu juga yang menyebabkan papa ingin ikut merasakan kurus seperti mama, makanan yang masuk ke dalam tubuhnya sepertinya tak bisa menjadi daging. Rasa sama yang dirasakan mama. Bahkan tak jarang nafsu makan papa hilang manakala melihat mama yang semakin lemah. Makanan enak tak lagi menjadi kesukaannya karena papa tak mungkin bisa merasakan enaknya makanan padahal di sisinya ada mama yang tak bisa melahapnya. Papa selalu ada setiap saat bersama mama, karena anaknya jauh di perantauan. Tiap kali mama merengek minta sesuatu, papa selalu ada bersamanya, meskipun lelah semakin menggelayuti badan, namun papa sangat ikhlas menghampiri dan memenuhi keinginan mama. Memasak, mengambilkan makan, mengambilkan minum, obat, memandikan, menemani mama berobat, memijat mama, selalu papa lakukan setiap hari tanpa henti. Tak jarang pula papa begadang menemani mama yang juga tak bisa tidur. Luar biasa kesetiaan papa. Dan tentu saja pengorbanan di usia tuanya.

Di usia senjanya, papa dan mama ingin sekali merasakan berbahagia melihat anak anaknya berhasil meraih cita dan membahagiakan mereka. Namun takdir mengatakan lain, ternyata perjuangan papa mama belum berakhir setelah berhasil mengantarkan ketiga anaknya menuju gerbang kemapanan hidup. Dalam letih dunia yang tersirat di kedua wajah mereka, ternyata Alloh masih memberikan amanah dan ujian kepada orang tua kami. Kesetiaan cinta. Mungkin Alloh ingin memberikan hadiah lain setelah Alloh mengabulkan asa tercapainya cita cita mereka mengentaskan ketiga anaknya menjadi manusia yang sholah dan sholehah. Hadiah yang aku pun tak tau kapan akan tiba.

Tak terasa sudah 7 bulan kami menghadapi ujian ini. Bukan tanpa terasa sedih dan beratnya, tapi ternyata waktulah yang begitu cepat menghapus kejadian kemarin dan menghadiahkan kejadian kejadian lain di hari esoknya. Sampai hari ini tak secuilpun harap dan konsistensi kami berharap Alloh memberi jalan keluar kesembuhan pada ibu kami. Setiap hari selalu memonitor keluhan keluhan ibu kami dengan tak sedikit dipenuhi ketegangan manakala sesekali keadaan ibu memburuk. Tapi yang luar biasa, semangat sembuh ibu selalu membangkitkan semangat dan juang kami, dan tak setetespun air mata keluar dari bola matanya. Sholat dan dzikir selalu terlantun dalam lisannya, meskipun tak jarang ia lemah dan menyadari bahwa tubuhnya semakin kurus dan ringkih. Ibu tak pernah meninggalkan sholat meskipun dalam keadan anfal sekalipun. Meskipun harus mengqodo sholat 5 waktu. Semoga Alloh mencatat keimanan ibu kami dan mengangkat derajat beliau.

Kami menyadari bahwa support kami sangat membantu menyemangati orang tua dalam menghadapi ujian ini. Kehadiran fisik, telpon, dan doa sangat membantu meringankan beban keduanya. Kami pun sebenarnya bukan tanpa tangis menghadapi ujian ini, tapi kami sadar bahwa yang dibutuhkan untuk menghadapi ujian ini adalah dengan menghadapinya. Meskipin tak jarang air mata keluar, tapi air mata itu cukuplah disaksikan oleh sajadah sajadah kami, di hadapan mereka, meskipun getir selalu menyergap, tapi senyum dan semangat selalu kami perlihatkan meskipun pilu di dada.

Kami hanya berharap dan berdoa setiap saat, semoga amal amal yang kami lakukan dapat menjadi amal sholeh bagi mereka; sholat, dzikir dan doa kami dapat memuliakan mereka; sedekah dan kesholehan kami dapat membuka jalan keluar pertolongan Alloh. Ya Alloh muliakanlah mereka dalam ujian ini, berikanlah hikmah dalam setiap ujian yang menghampiri kami, jadikanlah kami hambaMu yang senantiasa bersyukur dalam setiap episode yang Kau hampirkan kepada kami, Berikanlah kami rezeki yang melimpah agar kami dapat memberi pengobatan yang terbaik bagi kesembuhan ibu kami dan berikanlah jalan keluar bagi kesembuhan ibu kami, panjangkanlah umurnya, sampaikanlah hajatnya untuk bertamu ke rumahMu, bahagiakanlah mereka selalu melebihi kasih sayang mereka kepada kami selama ini dan hapuskanlah mendung di ujung senjanya. Amin

Senin, 26 September 2011 9 komentar By: ArtiHapsari

AKHWAT PAKE BEHEL…


ALASAN PAKE BEHEL..

Saya adalah satu dari banyak akhwat yang memakai behel…jadi kalo ada komunitas akhwat pake behel…ngikut dah…soalnya bisa saling share. Tapi ternyata di dunia 5 G ni, masih ada beberapa di antara kita yang masih mempertanyakan hukum secara syariah…sebenernya sih pengen aja ku jawab : “search di mbah google and tanyakan pada hatimu”. Sepertinya jawaban itu cukup untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang hukum behel secara syari nya..

Tapi mungkin temen temen pengen tau alasan mengapa saya berbehel, kemudian dikorelasikan dengan kajian syar`inya gimana..yah mungkin begitu..

Saya sebenarnya udah pengen ngawat nih gigi dari jaman SD…karena saya amat menyadari sangat tidak nyaman dengan bentuk gigi yang maaph…”tidak bisa mingkem”. Ga tau asalnya kenapa, mungkin karena salah waktu ngedot dulu, faktor keturunan, atau entah lah..yang pasti rahang tidak bisa menutup, gigi atas terlalu “offside” dan gigi bawah sangat berantakan..

Hal seperti ini sangat tabu untuk diperbincangkan dulunya, karena maklum lah…ane kan perempuan, agak malu lah kalo kekurangan diri dikeluarkan. Tapi setelah merasakan ada perubahan setelah dibehel, dan sering juga share dengan para “bronjong” mania, so…hal hal seperti ini ga malu lagi dibincangkan.

Banyak kasus yang lebih parah dari saya, sebutlah temanku “AN”. Dia seorang laki laki yang pake bronjong karena giginya yang ampun dah…rahang kecil, gigi kebanyakan dan gede pula. Bisa dibayangin..tu gigi gimana berantakannya, ada juga yang tumbuhnya nyamping..Aq masih bersyukur, soalnya gigiku ga separah dia.

Berbagi pengalaman, ternyata membuahkan hasil diskusi, bahwa masyarakat kita jaman dulunya tidak pernah mengeluhkan gigi mereka karena memang tidak mau merasakannya, makanya dokter gigi jaman dulu tu ga laku..hehehe :)

Bukan karena sekarang banyak yang dijual dari dokter gigi, tapi karena masyarakat jaman sekarang melek informasi. Makanya banyak yang ramai pergi ke dokter gigi untuk bersihin karang gigi, sampai mbronjong gigi. Karena ngebehel gigi sekarang jadi tren, makanya orang orang yang giginya sebenarnya gak apa-apa, ngikut aja dibehel, tapi bukan di dokter..Tapi di TUKANG GIGI. Oh no…jangan ditiru…

Yah itulah sekilas info mengapa akhirnya aku memutuskan untuk membehel gigi. Dan megapa baru sekarang setelah behel itu trend, jadi seakan akan bias antara alasan kesehatan atau alasan trendi. Yah..jawabannya karena aku tau kalo behel itu MAHAL…so aku nunggu mampu buat ngebiayayin ni gigi mahal…High maintenance!

LURUSKAN NIAT

Kalo emang kita niatnya bener, pengen membuat gigi kita kembali ke jalan yang lurus, tidak membuat sakit kepala karena bolak balik sakit gigi, atau supaya ni gigi bisa nempel atara rahang atas ma rahang bawah..ya udah…luruskan niat aja.. pake dalil yang bener dan tanamkan niat yang lurus karena Alloh.

Di dalam agama kita, ada 3 macam takdir:

a. Takdir mutlak, yaitu takdir yang kita ga bisa menolaknya, seperti jenis kelamin, usia, kematian.

b. Takdir syar`i , yaitu takdir yang perlu campur tangan manusia untuk mengusahakannya, seperti urusan rezeki ma jodoh. Rezeki mah udah ada..tinggal gimana kita ngejemputnya, sama juga kalo kita lapar..kalo ni badan ga mau bergerak ambil piring ambil nasi ya ga makanlah..

Jodoh juga gitu..udah ada, tapi kalo kita ga ikhtiar ngejemput, minta sama Alloh..ya masih disimpen aja ma Alloh..hehehe (curcol buu)

c. Takdir qodo`i, yaitu takdir yang manusia dapat menentukan kebijakannya..contohnya kaya bayi lahir kembar siam, hermaprodit, wajah kena bakar yang perlu operasi plastik. Itu semua memerlukan kebijakan manusia dalam menentukan gimana baiknya, termasuk masalah ngebehel gigi. Manusia diberi kebijakan untuk turut menentukan gimana baiknya, tentunya dengan pertimbangan pertimbangan yang ada, seperti alasan kesehatan maupun biaya.

berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Allah melaknat para wanita yang mengikir gigi untuk berhias dan yang merubah ciptaan Allah”

Mengikir gigi merupakan perbuatan yang merubah ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menyibukkan diri dengan perbuatan sia-sia yang tidak ada manfaatnya, dan hanya membuang-buang waktu yang seharusnya dipergunakan untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat bagi manusia.

Perbuatan tersebut juga merupakan penipuan dan penggelapan serta menunjukkan kerdilnya manusia.

Ada juga sabda Nabi:
“Berobatlah wahai hamba Allah! karena sesungguhnya Allah tidak menciptakan penyakit melainkan Ia telah menciptakan pula obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu tua.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi).

Pake dalil yang ini aja, trus juga kalo ada yang bilang ngebehel gigi itu harus mengikir gigi ntu juga ga ada keharusan. Kalo disuruh ngikir ya bilang aja ke dokternya, jangan..Toh dokter muslim juga tau kok kalo ngikir tu haram kecuali alasan kesehatan.

Waktu si dokternya nyabut gigiku karena harus memundurkan gigi yang offside, dia bilang “kalo bukan karena ortho, mungkin tidak akan direkomendasikan cabut gigi deh “

Nah..tu kan, dokter tu tau yang baik tu gimana, makanya jangan asal pilih dokter.

PROSEDUR PAKE BEHEL.

Perlu diketahui oleh semuanya para anak muda yang ngaku gaul, tapi ga ngikutin prosedur yang baik, asal asalan ngebehel gigi yang penting asal murah…dengarkanlah…eh..bacalah nasehat dari saya tentang prosedur yang baik ketika kita emang berniat merapikan gigi.

1. Konsultasilah pada dokter Ortho aseli…

Ni yang sering terjebak…banyak iklan di pinggir jalan tentang pasang behel dengan harga murah alias sekita 1 jutaan…wah itu berbahaya, soalnya bukan malah bener tu gigi, malah tambah amburadul. Dokter gigi juga belum tentu dokter ortho, jadi pilih dokter yang berkualitas, tinggi jam terbangnya, dan kudu denger plus bukti testimony dari orang orang yang pernah ke dokter itu.

Satu dokter dengan dokter yang lain juga suka beda cerita. Ada cerita ni…

a. Temenku ke dokter gigi tapi bukan ortho yang menawarkan pasang gigi dengan cicilan murah, Cuma 3 juta, bisa dicicil sampai dia selesai pake behel. Tapi ya itu, prosedurnya beda, sekali datang langsung cabut gigi, pasang behel..nah lo…setauku kan harus ada prosedur awal dulu seperti pasang separator, cincin, ronsen gigi..tapi tahapan ini ga dilalui, alhasil, gigi malah tambah kacau ga karuan

b. Ada juga temen yang curhat, gigi dia jatuh miring karena waktu proses perapatan gigi yang dicabut, ternyata ga bisa rapat alias masih ada spasinya. Alhasil dunk, tu gigi jatuh miring miring..padalah dia pergi ke dokter gigi ortho loo

Banyak sih kasus yang lain, tapi ga usahlah, nti malah takutnya merusak citra dokter gigi :)

Intinya mah, bener bener harus cari DOKTER GIGI ORTHO YANG RECOMMENDED!

2. Ikuti prosedurnya

Kalo aku sih, gini cerita prosedurnya

a. Bersihin karang gigi

Langkah pertama harus scalling gigi, alias ngebersihin karang karang gigi yang naudzubillah..

b. Mencetak gigi

Ini dimaksudkan supaya dokter mempunyai data eksisting gigi kita. Dokter juga perlu semedi untuk menentukan letak titik titik behel, atau gimana ngakalin supaya gigi mau rapi. Soalnya kan ga mungkin kita disuruh mangap terus sambil nungu dokternya mikir..Juga bisa memberi penjelasan kepada pasien tentang perkembangan giginya dari bulan ke bulan. Kalo ga ada cetakan eksisting kan kita suka lupa bersyukur kalo gigi kita dulunya paraaahhhh…

c. Rontgen gigi

Ini wajib dilakukan, soalnya ini membantu dokter untuk melihat struktur rahang, struktur ggi. Bahkan si dokter juga mungkin baru tahu ada gigi yang tumbuh di gusi atas setelah dirontgen..Nah kalo gini kan dokter bisa melakukan tindakan medis pendahuluan. Gigi kita tu kan pusat syaraf, jadi ya jangan sampe salah cabut. Jangan salah ya, gigi manusia tu sebenarnya pada aneh aneh ada yang tumbuh d atas gusi, ada yang tumbuhnya ke samping. Jadi ronsen tu mutlak perlu dilewati.

d. Pasang separator.

Setelah 6 bulan menjalani pengawatan gigi, ternyata proses yang paling menyakitkan adalah pemasangan separator. Gimana ga sakit, ada daging yang nyelilit di gigi aja suakitnya minta ampun, gimana kalo ni gigi dikasih 4 separator selama 1 minggu. Ga bisa makan! Boro boro makan, nggerakin gigi aja Masya Alloh. Separator ini gunanya untuk membuat spasi di gigi yang nantinya akan dikasih cincin gigi. Cincin ini fungsinya sebagai tiang pancangnya kawat pas narik gigi. Ada beberapa dokter yang ga pake cincin, nah kalo ntu tu aku ga tau tu….:)

e. Cabut Gigi

Setelah dokter gigi semedi, dokter memanggil kita untuk proses selanjutnya, yaitu proses pencabutan gigi. Tiap orang jumlah yang dicabut beda beda, kalo aku dicabut dua di atas, dua di bawah. Jadi satu minggu ini dicabut dua gigi dulu, minggu depannya dua gigi lagi..

Maknyus dah…Pesen aja, sebelum cabut gigi, makan dulu..soalnya abis dicabut gigi, badan lemes..secara..gigi yang dicabut kan gigi sehat…

f. Pasang Breket dan cincin gigi

Yah…ini mungkin prosedur yang menenangkan, soalnya paling ngga penyiksaan demi penyiksaan itu telah terlewati. Selesai deh..

Pertama kali sih agak aneh, kaya ada yang nyempil di gigi..ya..sekitar 2 minggu lah penyesuaian dirinya. Kadang sariawan, lecet, ga bisa ngunyah…wah..kok aku nakut nakutin ya…??

Ga kok…aku kan cuman sharing ajah J

3. Nikmati prosesnya

Temen temen, kalo dibilang pake behel itu buat gaya gayaan…itu sama sekali ga berdasar. Karena kalo kita emang niat mau ngebehel dengan prosedur yang bener, sebenarnya amat tersiksa sekali. Gaya karena emang mahal. Tapi sakitnya luar biasa…Tapi nikmatilah…. Nurut Kalo dibilangin dokter, jangan bandhel. Karena emang banyak pantangannya, ga boleh menggigit jagung di gigi depan, jangan makan tulang, makan daging juga dipotong dulu.. So…pake behel itu perlu perjuangan! Bukan buat nggaya!

4. Rajin

Rajin gosok gigi pastinya, rajin control dokter buat ganti karet, atau kawat..

KHATIMAH

Dari ceritaku..paling ngga kan kalian tau bahwa dalam Islam tidak ada larangan untuk berobat, asal alasannya syar`I dan dilakukan oleh tenaga professional.

Dari ceritaku..paling ngga kalian tau, bahwa kita wajib bersyukur kalo kita dikasih gigi yang sehat, dan kita wajib berobat kalo kita merasa ada yang sakit dalam tubuh ini

Ini ceritaku…kalo ceritamu???

Rabu, 24 Agustus 2011 0 komentar By: ArtiHapsari

Alhamdulillah aku pulang

Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar
Laa ilaaha illallahu Allahu akbar
Allaahu akbar Wa Lillaahil-hamd

tiket sudah, koper sudah, uang juga tlah siap sudah
jalan cepat, senyum lebar, walau macet ku tetap sabar
pikiran sudah melayang, sampai dulu mandi kampung
tak sabar lewati empang, masuk rumah jalan belakang

aku pulang
(Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar
Laa ilaaha illallahu Allahu akbar)
aku pulang alhamdulillah

walau lelah ku sampai juga di rumah
sempat berbuka puasa dengan sanak dan saudara
puasa bukan halangan, rindu ibu yang ku tak tahan
walaupun takbir bergema, alhadulillah lebaran tiba

aku pulang
(Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar
Laa ilaaha illallahu Allahu akbar)
aku pulang alhamdulilah

sekian lama ku tinggalkan kampung halaman
tak pernah sedikit pun ku ingin melupakan
jerih payah hasil selama ku di perantauan
ku simpan hanya tuk pulang pergi tuk lebaran

adik-adik kakak-kakak dan semua handai taulan
berkumpul-kumpul bersama menikmati hidangan
indahnya melihat suasana kebersamaan
andai setiap hari kita bisa lebaran

alhamdulillah kamu pulang syukurku tiada berkurang
bila nanti kau harus pergi doaku kan selalu mengiringi
ku pergi cari rezeki, ibu ku pasti kembali
ku kan selalu berjanji takkan melupakan negeri

alhamdulilah
(Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar
Laa ilaaha illallahu Allahu akbar)

Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar
Laa ilaaha illallahu Allahu akbar
Allaahu akbar Wa Lillaahil-hamd


file:///K:/lagu/lirik%20maher%20zein/NSG_Star-Alhamdulillah_Aku_Pulang_(_Feat_Titiek_Puspa_)-Lirik_Lagu.htm





Selasa, 24 Agustus 2010 By: ArtiHapsari

Tafakur Alam ke Lombok (3)

Tibalah di hari ke 3 aku di lombok. Pagi-pagi jam 6 sudah siap untuk sarapan, karena perjalanan kami akan padat hari ini. pagi sarapan seperti biasanya, jam 7 an kami langsung caw menuju pembuatan gerabah di desa sukarere. Di desa ini aku belajar membuat gerabah kaya film gost itu tu... dan dilanjutkan menuju desa banyu asih untuk melihat pembuatan kain kerajinan tenun asli desa tersebut. Waduh..sampai di sini, ternyata pembuatan sulaman kain yang tradisional menggunakan kayu, ternyata masih ada yang lebih konvesional lagi. pake tangan...ajib...untuk satu buah kain dikerjakan minimal 1 bulan..sebenarnya sih bukan masalah pelestarian budaya, tapi emangnya kagak bisa gitu lebih cepet dari pake tangan? mbok ya pake kayu yang kaya biasanya,,ma tu pinggul kaya dipasung. katanya si semua gadis yang belum bisa menyulam belum bisa kawin. Alhamdulilah banget aku ga lahir di situ..bisa-bisa menderita penyakit boyoken aku.. karena kainnya mahal, aku ga beli, cuman nyoba ajah...he,,kapan-kapan kalo dateng lagi deh....



















Perjalanan dilanjutkan meuju perkampungan asli suku sasak, dimana suku tersebut berada di suatu kawasan, dan mereka menikah dengan keluarga mereka sendiri,sehingga klan nya masih terjaga. Yang khas dari mereka adalah mereka masih menggunakan kain atau sarung sebagai pakaian sehari-hari. Rumah mereka juga sangat tradisonal. Atapnya terbuat dari alang-alang, dan bangunan rumah mereka tidak menggunakan semen, tetapi kotoran kerbau sebagai pengganti semen. Rumah itu tersiri dari kamar wanita dan dapur, sedangkan pria tidur di luar kamar.. wah..lagi-lagi aku bersyukur tidak dilahirkan di sini, tapi tetap bertasbih karena banyak masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadat bangsanya. "Liat aja bentuk rumah asli suku sasak...."

Waktu sudah menunjukkan waktu jam 11, maka kami langsung bersiap menuju pantai Kuta Lombok. Beda dengan pantai Kuta Bali, pantai kuta Lombok ini masih asli, belum ramai, dan kemungkinan di tahun2 mendatang akan lebih ramai dari pantai kuta Bali karena di daerah ersebut dibangun bandara internasional Lombok, sehingga saat ini sedang pembangunan besar-besaran untuk menunjang Lombok sebagai saingan Bali.


" Foto di pantai Kuta Lombok..panassss"

Bukan pilihan yang tepat jika harus berjalan-jalan di pantai Kuta panas-panas begitu..mending ngadem dan makan siang..setelah makan siang, kami menuju pasar grosir untuk berbelanja oleh-oleh baju dan mutiara imitas serta khas Lombok lainnya..jam 3 sore kami bertolah ke bandara selaparang dan sampai di jakarta jam 5 sore.. tapi karena tasku ga muncul-muncul dari bagasi, makanya lama kali nunggu tasku..feeling ga enak,, HP ku aku simpan di tas bagasi, lupa kuambil, wah..gawat ni bandara sukarno hatta....

Feeling ku tepat, setelah hampir 1 jam menunggu tasku, ketemu juga tu tas pink polkadot, kubuka langsung ternyata udah obrak-abrik tasnya..HP hilang, tapi alhamdulillah mutiara untuk mama masih ada...

Disyukuri aja deh..mungkin selama di Lombok ada maksiat yang kulakukan, maka Alloh sedang menggugurkan dosaku dengan hilangnya HP ku ntu..

Mari makan malam dan bersiap pulang ke Bandung. Nyampe kos jam 22.30... dan bobok langsung, pagi-pagi langsung ke gasibu....hehehe

Lombok yang tak terlupakan..........



Tafakur Alam ke Lombok (2)

Setelah lelah seharian beraktivitas, waktu istirahat yang hanya sebentar mari dinikmati karena harus bangun pagi dan berencana berjalan-jalan pagi di pantai. Karena kami bermalam di hotel resort pantai senggigi, so aku ga pengen melewatkan satupun momen meskipun sebenarnya lelah sekali. Walaupun pantai dimana hotel kami berada itu sebenarnya sunset beach, tapi ga apalah berjalan-jalan sebentar soalnya jadwal kami padat dan tidak memungkinkan menikmati sunset di hotel..


Pantai masih sepi, tapi ada beberapa turis yang sedang mengambil kerang atau sekedar berjalan bersama dengan keluarga. Sebenarnya pantai ini bukan di pantai senggigi, tapi ya kurang lebih 2 km dari terusan pantai senggigi dimana pantai senggigi itu adalah pantai tempat bertolaknya para wisatawan menuju pulau gili yang indah nan elok. Para wisatawan menyebut pulau gili ini sebagai pulau impian (semacam legian-Bali)


Setelah lelah berjalan, sekarang waktunya untuk sarapan pagi. Sarapan yang mantap sekali, karena seluruh menu Indonesian dan luar negeri lengkap di sini dan bebas disantap. Tapi sayang, perut ga muat, bolehlah kita bungkus roti-roti sarapan bule untuk bekal dan kami bersiap menuju pulau gili trawangan


Sebelum bertolak, seperti biasa..kami berfoto dulu di depan hotel....pokoknya mah tiada tempat yang kami tak berfoto ber sepuluh bersama spanduk..hehehehe.. Di dalam mobil jemputan kami menuju pantai sengigi juga tak lupa kami berfoto terlebih dahulu...


Di pantai Senggigi, sebelum menuju pulai gili trawangan, kami sempatkan dahulu berfoto bersama. Lagi-lagi bersepuluh dan aku perempuan sendiri..hehehe







Dalam perjalanan menuju pulau Gili Trawangan, kami di dipecah di 2 buah kapal yang masing-masing berisi 7 orang, kami mencoba untuk metafakuri ciptaan Alloh. Kami menyisiri pantai yang tak landai, pantai di pulau ini seperti bukit dan subur pula. kami juga mentafakuri betapa Alloh sangat sempurna dan detail menciptakan makhluk laut dengan kesempurnaan ekosistemnya. Jumlah ikan besar lebih sedikit dari ikan kecil, dan mereka semuanya bertasbih kepada Alloh. Banyangkan jika jika jumlah paus melonjak, maka bisa jadi ikan kecil habis dimakan paus..Subhanalloh.
Dalam setiap kita memandang laut,
maka kita punya keterbatasan pandangan, seakan-akan laut ituakan berujung sebagaiman ujung kami melihat laut, dan itulah fatamorgana. Begitulah Alloh mengilhamkan pada kita bahwa mata kita punya keterbatasan, hanya Alloh sajalah yang mampu memandang seluruh umatNya dengan pandangan yang sempurna. Kami juga mentafakuri betapa kami hanyalah makhluk yang kecil, yang tak punya kekuatan untuk mengubah arah angin dan kuatnya ombak, maka saat kami berada di laut, adalah saat yang syahdu untuk mentafakuri ciptaan Alloh yang amat sempurna.
Setelah satu jam menyeberang, sampailah kami di pulau gili trawangan nan elok.. Air laut masih berwarna jernih, bahkan terdapat gradasi warna dari biru muda-hijau menuju biru tua. Jika bepergian meuju pulau ini hanyalah untuk melihat keelokan tubuh para bule, maka sangat disayangkan, karena bukan itu sebenarnya tujuan kita refreshing. Jika niat kita hanya untuk melihat keelokan bule, maka itu saja yang akan kita dapat. Tapi jika niat kita untuk bertafakur, maka setiap tempat adalah ladang untuk bertahmid kepada Alloh, dan perjalanan kita jauh lebih barokah bahkan bernilai ibadah..

Sampai pulai gili trawagan, kami memancing dahulu sebentar sambil menunggu sholat jumat. Bayangkan saja di pulau seperti Legian bali ada masjid, dan banyak orang berjubah putih. Aku yakin, mereka adalah da`i yang mengajak para masyarakat untuk tidak meninggalkan sholat...wah satu pelajaran lagi..bahwa dakwah kita tidak terbatas pada orang-orang yang homogen, tapi mereka mengajarkan padaku untuk keluar dari zona nyaman dakwah. Mencoba untuk berdakwah di tempat-tempat yang mungkin menurut orang sangat tidak mungkin dalam penyebaran islam. Tapi mereka mengajari ku untuk tetap tangguh meskipun berada dalam kesendirian...

Setelah sholat, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang kemudian fun game. Ini adalah puncak acara employee gathering yakni latihan kebersamaan
yang dikemas dengan acara fun game. Banyak banget gamesnya. semuanya bikin ketawa, bermain bersama bapak-bapak ternyata menyenangkan sekali..

Setelah lelah acara fun game kami melanjutkan perjalanan pulang dan melanjtkan acara memancing yang tadi sempat t
ertunda karena angin kencang. Lelah sekali, tapi tak membuat kami tak memanfaatkan setiap momentum di Lombok, karena kapan lagi kami bisa bersama-sama ke Lombok lagi?? Kami dijemput oleh tour guide local menuju rumah makan untuk makan malam..

Setelah makan malam, kami sampai di hotel dan tak banyak istirahat, jam 8 malam kami berkumpul kembali untuk melanjutkan rapat manajemen. Di sini manajemen memaparkan tentang Good Corporate, Visi Misi, Budaya Perusahaan, Code of Conduct dan sharing juga. Tapi herannya, meski amat lelah, tapi kami tak mengantuk mendengarkan pemaparan dari para manajemen, mungkin karena suasananya hepi. Yang tak kalah pentingnya dalam acara ini adalah penanda tanganan kesepakatan bersama semua karyawan untuk lebih disiplin dan mendedikasikan lagi karya nya untuk perusahaan....wuihhh..so sweet...
Acara berakhir jam 24.00 WITA..sekarang waktunya istirahaaaat....tidurrrr
Jumat, 20 Agustus 2010 1 komentar By: ArtiHapsari

Tafakur alam ke Lombok ala Arti

Tanggal 29-31 Juli merupakan tanggal istimewa bagiku. Seperti hadiah rasanya aku bisa pergi ke Lombok dalam adaca Employee Gathering. Acara yang cuman 2 minggu aja persiapannya.Wuiiih...aku yang masih magang bisa ikut ke Lombok untuk refreshing dari semua penat dan kesibukan pekerjaan. Employee Gathering ke Lombok. Seneng banget rasanya, seakan-akan di balik ujian dan nikmat yang datang silih berganti, kali ini aku mendapat sedikit hadiah dari Alloh..berlibur ke Lombok..gimana ga seneng, bagiku Lombok itu punya nilai yang spesial..Aku meniatkan keberangkatan kali ini sebagai tafakur alam supaya perjalananku lebih bernilai barokah di hadapan Alloh..

Kami dari kantor berjumlah 10 orang berangkat ke Lombok hari kamis tanggal 29 Juli jam 7 padi ketemuan di depan Permata-Cimahi...langsung cabut menggunakan jasa travel, dan di jalan tol kami istirahat sebentar..yang paling asik si..karena yang berangkat hanya sedikit, jadi seperti liburan keluarga. Karauke an di dalam mobil bikin ketawa, karena suara pas-pasan tapi dipaksa menyanyi nada tinggi..ya begitulah bapak-bapak kantorku...

Kita makan siang dulu sebelum masuk ke bandara, di rumah makan bandara..padahal di bulan sya`ban ini aku udah mengurangi sedikit demi sedikit kapasitas perut untuk persiapan ramadhan, tapi tak apalah..mumpung liburan..kita makan lah semua hidangan..uhuyyyy



Sebelum masuk bandara..bolehlah kita berfoto keluarga sebentar yakkk....













" Foto di Ban
dara Soeta" "Foto di Bandara Selaparang-Mataram"

Sampailah di pulau Lombok jam 4 sore..aku mengatakan lombok itu spesial karena memang ada beberapa hal yang membuat Lombok itu spesial. Yang pertama, Mataram adalah kota seribu masjid, dan aku adalah orang yang sangat mencintai masjid, jadi aku mencintai Lombok.. Yang kedua karena kebudayaannya yang masih kental. Kebudayaan islam kerajaan yang masih kental dan juga kebudayaan Hindu yang masih banyak dipengaruhi oleh Bali. Tapi herannya Lombok adalah pulau yang religi baik islam maupun Hidu. Hidup berdampingan dengan tetap memegang teguh keimanan masin-masing kepercayaan membuatku takjub dan terinspirasi bahwa sebagai seorang muslim kita jangan malu untuk menunjukkan jati diri kita meskipun kita berada dalam lingkungan yang heterogen..

Alasan yang ketiga adalah karena gubernur NTB adalah gubernur temuda di Indonesia, berasal dari keturunan kerajaan islam di Lombok dan dia juga lulusan Kairo.. Kita tahu bahwa ulama lulusan Al Azhar-Kairo adalah para ulama yang disegani. Selain beliau adalah gubernur muda, beliau juga seorang ulama...mantaplahhhh

Alasan keempat, karena kita bisa melihat Bali di Lombok tanpa rasa takut dihantui makanan-makanan Bali`s food..Warga Lombok sangat toleran dengan urusan ini. Bahkan umat muslim pun tidak menyembelih sapi karena sapi adalah binatang suci umat Hindu..

Perjalanan kami yang pertama adalah menuju istana narmada, yang merupakan istana kerajaan hindu pertama di pulau Lombok. di sana ada mata air yang disucikan dan dikeramatkan oleh orang Hindu...



" Foto Bersama di istana Narmada " "Foto di depan air keramat"

Perjalanan kami lanjutkan di hari itu juga ke pura Lingsar. Pura yang merupakan Pura tertua di Lombok dimana sekarang merupakan tempat peribatan 2 agama..Islam dan Hindu. Yang beraga Hindu di Pura Gaduh, kemudian yang beragama Islam di Kemaliq. Mereka mengelola bangunan tersebut secara bersama-sama sebagai simbol persatuan umat. Ada juga tempat wisata klenik dengan melemparkan koin ke kolam dan menyebutkan keinginan...aku siii ogahhh...kagak ada receh..


Di depan kolam inilah para wisatawan melemparkan receh. Kemudian yang unik lagi, sebagai rasa penghormatan terhadap rumah ibadah semua agama tersebut, pengunjung diwajibkan memakai selendang, kalo aku karena sudah memakai jilbab maka dianggap sudah menghormati...bagooossss

Perjalanan kami lanjutkan menuju rumah makan ayam taliwang dengan ayam istimewa khas lombok plus cah kangkung khas Lombok..Pada malam itu juga katanya Gubernur NTB mau makan di situ..wuihhh...bekas tempat makan kita kan dipakai gubernur..ehemm jadi terharu..




Setelah makan malam, kami
mampir ke tempat penjualan mutiara "asli" di Lombok. Mahal si..tapi kalo beli di Lombok termasuk murah..yahhh karena mama baru aja ulang tahun, aku kasih kado seperangkat mutiara..tapi yang air tawar aja ya mama, soalnya ga kuat dokunya kalo beli mutiara air laut...

Setelah selesai memborong mutiara, kami menuju hotel untuk membersihkan diri sebentar sebelum acara meeting dimulai. Yah, kan namanya aja employe
e gathering jadi akan ada sharing manajemen di sini..karena suasana hati senang, maka mpe malem juga kite seneng aja... Rapat dimulai jam 9 malem dan berakhir jam 00.30 WITA..keren ni meeting and sharingnya..

Trus waktunya bobok deh setelah kumpul ma bapak-bapak, di kamar aku sendirian aja meskipun doble bed dan harganya mahal pula...hehehe..okelah sweet room for me.. mari bobok...

Kita lanjutkan tafakur alamnya besok lagi ya ceritanya.....